Breaking News KEK Pariwisata
Begini Rencana Pembangunan Jalan Lingkar Belitung, Dua Kabupaten Jadi 'Satu'
Sesuai namanya, jalan tersebut akan menghubungkan dua kabupaten, yaitu Belitung dan Belitung Timur (Beltim).
POSBELITUNG,COM, BELITUNG - PEMERINTAH Kabupaten Belitung telah mengadakan diskusi dengan Balai Besar Jalan Nasional mengenai rencana proyek Jalan Lingkar Belitung (Trans Belitung).
Sesuai namanya, jalan tersebut akan menghubungkan dua kabupaten, yaitu Belitung dan Belitung Timur (Beltim).
Berdasarkan informasi, perencanaan masuk tahap fisibility study (FS) yakni sudah mendekati pengerjaan atau realisasi.
"Kalau targetnya 2017-2018 mulai jalan pembangunannya. Jadi tergantung kecepatan pada FS, Amdal dan proses di kementerian, kalau ini cepat bisa langsung turun," ujar Kepala Bidang Fisik dan Prasarana, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Belitung Holmes Pangaribuan kepada Pos Belitung, Kamis (1/9/2016).
Ia menambahkan, setelah tahapan FS selesai, pemda harus mengurus lagi dokumen Amdal di tingkat provinsi, karena penghubung dua kabupaten. Dilanjutkan pertemuan dengan Kementerian Kehutanan.
Menteri dalam hal ini, lanjutnya, akan menentukan status kawasan hutan yang dimanfaatkan, dengan dua opsi yaitu pinjam pakai dan pelepasan kawasan.
"Kendalanya di situ, karena mau tidak mau jalan ini pasti melewati kawasan hutan. Nanti di amdalnya pasti tergambarkan," katanya.
Menurut Holmes, antara Belitung dan Beltim mempunyai keuanggulan masing masing. Misalnya pada bagian utara Pulau Belitung, Beltim punya kawasan industri di sekitar daerah Pering dan Belitung punya KEK Pariwisata.
Jalan trans Belitung ini merupakan penghubung kedua sektor unggulan tersebut. Sedangkan bagian selatan, Belitung berencana menghidupkan ekonomi Teluk Balok dan Beltim menuju destinasi pariwisata.
"Jadi memang konsep awalnya begitu. Artinya untuk pengembangan konsepnya Belitung dilihat dari sisi satu pulau meskipun terdapat dua kabupaten," katanya.
Kemudian, kata Holmes, dibangunnya jalan lintas tersebut, diharapkan akan muncul destinasi wisata baru. Dalam diskusi yang digelar pada 5 April 2016 lalu, sudah disampaikan titik titik penghubung di Kabupaten Belitung, mulai dari bagian utara dan selatan yang mencapai panjang 250 km.
Lalu, ketika penyampaian, peserta diskusi meminta beberapa perubahan dari perencanaan awal.
Menurut Holmes perencanaan awal pada bagian selatan dimulai dari Membalong, Tanjung Rusa, Kembiri, Tembus ke Jangkang, Dendang, Batu Itam Tanjung Kelumpang, Manggar, Kampit, Pantai Pering hingga tembus menuju Sungai Padang.
"Memang perubahan itu di bagian selatan dari Desa Pelepak Pute bergeser ke Desa Sungai Padang. Kalau bagian selatannya, tidak mentok, tapi hanya sampai Tanjung Rusa," ujarnya. (n1)
Selengkapnya baca edisi cetak POS BELITUNG Jumat (2/9/2016).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/jalan-aspal_20160902_095419.jpg)