Selamat Hari Raya Galungan, Ini Tradisi Menyama Braya di Bali yang Menggembirakan

Hikmah daripada hari rayanya itu hari biasanya membuat umat Bali merasakan kegembiraan khusus.

Selamat Hari Raya Galungan, Ini Tradisi Menyama Braya di Bali yang Menggembirakan
Tribun Bali/ Rizal Fanany
Sejumlah penjor besar dalam rangka memperingati Hari Raya Galungan dan Kuningan di kawasan jalan Raya Canggu, Badung, Bali, Rabu (10/2/2016). Penjor-penjor tersebut menarik perhatian warga atau wisatawan yang melintas dikawasan tersebut. 

Ia mengatakan kegembiraan pada saat mebat ngelawar itu merupakan kegembiraaan benar-benar merasakan kesucian.

Dimana bersama-sama meebat (memasak) antara keluarga dan tetangga.

Ia juga mengatakan selain ngelawar kebersamaan hari raya galungan juga dirasakan pada saat nampah (memotong daging) babi bersama keluarga dan tetangga.

“Itu (meebat) adalah kita menyatakan kegembiraan suci. Mesoda (menghaturkan makanan) kepada Ida Bathara (Tuhan). Selain itu juga mengejot (membagikan makanan) kepada antara tetangga ke Tuhan dan juga ke alam. Intinya ini menjaga harmonisasi antara Ida Bhatara, masyarakat, dan lingkungan,” jelasnya.

Pasar Ramai

Sebagian besar pasar tradisional di daerah perdesaan dan perkotaan Pulau Bali, khususnya di Kota Denpasar, ramai dikunjungi masyarakat untuk membeli berbagai keperluan ritual dan kebutuhan dapur menjelang Hari Raya Galungan, Senin (5/9/2016).

Kepadatan pasar terasa sejak dua hari terakhir, karena semua umat Hindu di Pulau Dewata mempersiapkan diri menyambut hari Raya Galungan, hari Kemenangan Dharma (kebaikan) melawan Adharma (keburukan).

"Ramainya pembeli, tentu semua harga-harga naik, namun kenaikan kali ini masih wajar, tidak seperti hari raya tahun-tahun sebelumnya mengalami lonjakan tinggi," kata Men Gede Suarni seusai berbelanja di Pasar Badung yang kini menempati eks swalayan Tiara Grosir Denpasar.

Banyaknya permintaan dalam waktu yang bersamaan, tidak bisa dihindari otomatis harga-harga naik, serangkaian hari raya besar umat Hindu.

Di Pasar tradisional Pemedilan, Denpasar Barat misalnya, pengunjung pasar ramai sejak pagi hingga sore hari dalam tiga hari terakhir.

Halaman
123
Editor: Wahyu Kurniawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved