Breaking News:

Ayah Gatot Sering Lihat Anaknya Menyuntik Sebelum Makan, Begini Jawaban Gatot saat Ditegur

Kabar penangkapan itu jelas membuat ayahanda Gatot, KH Dudung (76) kaget bukan main. Apalagi, Dudung mengenal Gatot sebagai anak yang taat beragama.

Editor: Jaryanto
Mike Eng Naftali/NOVA
KH Dudung, ayahanda Gatot Brajamusti mengaku sering melihat anaknya menyuntikkan sesuatu ke dalam tubuh. Setelah ditegur, Gatot menjelaskan kalau itu adalah cairan sebagai obat penyakit diabetes melitusnya. 

POSBELITUNG.COM, JAKARTA - Gatot Brajamusti diamankan pihak kepolisian karena kedapatan mengonsumsi dan memiliki narkoba jenis sabu. Bahkan, ketika diamankan petugas di Hotel Golden Tulip, Lombok, NTB Minggu (28/8/2016) lalu, Gatot diketahui sedang melakukan pesta narkoba usai pemilihannya sebagai ketua umum PARFI untuk kali kedua.

Kabar penangkapan itu jelas membuat ayahanda Gatot, KH Dudung (76) kaget bukan main. Apalagi, Dudung mengenal Gatot sebagai anak sulungnya yang paling taat beragama. Namun, ketika berbincang dengan Tabloidnova.com, Dudung teringat secuil cerita kecil mengenai Gatot yang sering menyuntikkan sebuah cairan ke dalam tubuhnya.

“Sebetulnya dulu bapak sempat lihat kalau dia kesini dan mau makan, dia selalu nyuntik,” kata KH Dudung ketika dijumpai di kediamannya di kawasan Sukabumi, Jawa Barat.

Sebagai orangtua, wajar rasanya jika Dudung menegur Gatot. Sebagai orang awam, Dudung mengaku sempat khawatir dengan kelakukan putra sulungnya itu.

Bahkan, Dudung sempat mencurigai Gatot saat itu. Namun, Dudung langsung mendapat penjelasan dari Gatot.

“Bapak tegur, apa dia pakai morfin, terus dia jawab ‘Subhanallah, Bapak, ini obat dari dokter buat diabetes’. Terus dia kasih resepnya dan pas bapak tanya ke keluarga, iya itu obat diabetes. Ya bapak sempat curiga memang awalnya, tapi pas ditanya, ternyata bukan, ya sudah. Diabetes itu keturunan dari neneknya,” kata Dudung.

Sebelumnya diberitakan bahwa petugas kepolisian sempat menemukan beberapa barang bukti berupa alat suntik beserta jarumnya di rumah sewa milik Gatot di kawasan Pondok Pinang, Jakarta Selatan.

Kemungkinan besar, jarum suntik itulah yang digunakan Gatot untuk menyuntikkan insulin ke dalam tubuhnya. Selain alat suntik, polisi juga menemukan sabu beserta alat hisapnya. Bagaimana dengan barang bukti tersebut?

“Bapak beneran enggak tahu Aa seperti ini (terjerat narkoba, red),” tegas Dudung. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved