Breaking News:

Menutup Lembaran Togel, Inilah Kisah Sebuah Harapan dari Pulau Kalimuak Juru Seberang

Kalimuak memang tak hanya menawarkan klenik lewat berbagai benda yang dikeramatkan di dalamnya.

Pos Belitung/Wahyu Kurniawan
Sebuah kuburan di Pulau Kalimuak, Desa Juru Seberang, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Rabu (24/9/2014) sore. 

POSBELITUNG.COM, BELITUNG - Persoalan tebakan tujuh nomor dalam ‘dunia perbuntutan’ Belitong sempat membawa Pulau Kalimuak pada era kelam. Banyak orang menyambangi pulau tersebut hanya demi mendapat mimpi, berharap dapat wangsit tujuh pasang nomor buntut.

“Iya buntut, sejenis togel lah, tapi zaman buntut sudah lewat, sekarang Pulau Kalimuak bisa kita kembangkan untuk obyek wisata sambil mengenang jejak masa-masa itu,” kata Ayie Gardiansyah sambil tersenyum geli, Jumat (26/9/2014).

Pada era 1973-1979, Belitong sempat demam Katalisator.

Sebuah sistem tebakan tujuh nomor yang dibuka secara umum di Kawasan KV.Senang, pusat Kota Tanjungpandan.

Setiap orang kata Ayie, minimal memesan dua nomor. Terdapat hadiah uang jika nomor yang dipasangnya muncul dalam pengundian katalisator.

Semakin banyak nomor yang cocok, semakin besar hadiahnya.

Ayie pun tak bisa menahan tawa jika mengenang masa-masa itu.

Banyak orang berkumpul di KV Senang demi menunggu keluarnya tujuh nomor dari katalisator.

“Sampai ada musik dangdut segala, pokoknya ramai benar, saya waktu itu masih kecil,” kata Ayi.

Kalimuak memang tak hanya menawarkan klenik lewat berbagai benda yang dikeramatkan di dalamnya.

Halaman
123
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved