ARSIP

Suara-suara Mereka Semakin Langka, 2 Bahasa di Juru Seberang Ini Terancam Punah

semakin hari Bahasa Laut Suku Sawang hampir jarang digunakan oleh para generasi muda. Bahkan cucu-cucu Saniati tidak lagi menggunakan bahasa tersebut

Suara-suara Mereka Semakin Langka, 2 Bahasa di Juru Seberang Ini Terancam Punah
Pos Belitung/Wahyu Kurniawan
Kek Awang Sesepuh Suku Sawang Juru Seberang 

Pergaulan sehari-sehari di sekolah dan lingkungan bermain juga diprediksi oleh Saniati telah membuat anak Suku Sawang secara tidak sadar malu menjaga kelangsungan bahasanya sendiri.

Sejauh ini tidak ada usaha khusus dari para sesepuh Suku Sawang untuk mengajarkan Bahasa Laut kepada generasi muda. Menurut Saniati, Bahasa Laut tidak akan hilang selama para orang tua tetap memperdengarkannya kepada anak-anak.

“Biar mereka tidak mau bicara bahasa laut, tapi kami tetap pakai bahasa laut, nanti dia akan belajar sendiri, dak perlu diajari,” kata Saniati.

Kecerdasan Suku Sawang dalam mempelajari bahasa bisa dilihat dari kemampuan mereka berkomunikasi dengan Bahasa Melayu Belitong. Semua mereka pelajari secara otodidak dalam pergaulan sehari-hari.

Rasanya hampir sulit mengindentifikasi Saniati sebagai Orang Laut ketika ia berbicara dengan Bahasa Melayu Belitong. Menurut Saniati, kecepatan mengadopsi bahasa luar hampir dimiliki oleh semua orang Suku Sawang.

“Kakik (Suami), malah bisa berbahasa Inggris walau tidak tamat SD, dia biasa bawa orang-orang kapal berbelanja ke pasar,” kata Saniati.

Hampir Punah

Keberlangsungan Bahasa Laut memang tampaknya masih memiliki harapan. Namun, bahasa lain yang juga ada di Desa Juru Sebarang saat ini tinggal menunggu waktu menuju ambang kepunahan.

Bahasa itu disebut dengan Bahasa Juru. Bahasa ini digunakan oleh Orang Juru yakni para penghuni lama Kampung Juru Sebarang.

Musa Mustafa (61) adalah satu dari sedikit generasi asli Orang Juru yang bermukim di Desa Juru Seberang. Menurut dia, nenek moyang Orang Juru semula berasal dar Johor di semenanjung Malaysia.

Halaman
1234
Penulis: Wahyu Kurniawan
Editor: Wahyu Kurniawan
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved