Breaking News:

Wartawan Cina Diskors Gara-gara Wawancara Pakai Payung dan Kacamata Hitam

Penampilannya itu tampak kontras dengan relawan yang diwawancarainya. Relawan itu bertugas untuk membersihkan kota setelah diterjang badai.

Editor: Edy Yusmanto
Wartawan Cina Diskors Gara-gara Wawancara Pakai Payung dan Kacamata Hitam
Yashan Zhao BBC China
Wartawan Cina Opini pengguna jejaring sosial Cina, Weibo, terbelah.

POSBELITUNG.COM - Seorang wartawan TV di Cina yang difoto menggunakan kacamata hitam dan membawa payung untuk menghindari dari matahari telah diskors dari pekerjaannya.

Wartawan yang tidak disebutkan namanya difoto ketika melakukan wawancara di kota Xiamen dalam upaya untuk membantu kota itu pulih dari Topan Meranti.

Penampilannya itu tampak kontras dengan relawan yang diwawancarainya. Relawan itu bertugas untuk membersihkan kota setelah diterjang badai.

Foto itu menjadi viral, dengan banyak yang menuduh dia tidak profesional.

Stasiun TV Xiamen mengatakan dalam sebuah pernyataan: 'salah satu jurnalis kami tidak mematuhi aturan kami dan berperilaku tak pantas dalam sebuah wawancara".

"Itu merusak citra para wartawan dan menyebabkan sebuah dampak yang negatif kepada publik."

Pejabat meteorologi mengatakan Topan Meranti merupakan yang badai yang terkuat dalam tahun ini. Setidaknya satu orang tewas di Cina dan seorang lain di Taiwan. Di Cina daratan badai menerjang bagian selatan provinsi Fujian.

Pengguna media sosial terbelah

Sejumlah komentar secara online, terutama di jejaring sosial seperti Twitter di Cina yaitu Weibo, terbelah antara citra wartawan dan perilaku ketika meliput di wilayah yang terkena badai.

Pengguna Weibo "Eclairask" bertanya apakah stasiun TV telah menjelaskan kepada wartawan "tidak dapat menggunakan kacamata hitam".

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved