Breaking News:

Ealah, Pimpinan Padepokan Dimas Kanjeng Ditangkap Polisi, Pasien Ingin Gandakan Uang Masih Antre

Meski pimpinan Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi sudah diamankan di kantor Polda Jatim sejak Kamis pekan lalu karena kasus pembunuhan.

Editor: Jaryanto
IST
Dimas Kanjeng Taat Pribadi saat menjalani pemeriksaan pihak kepolisian 

POSBELITUNG.COM, SURABAYA - Meski pimpinan Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi sudah diamankan di kantor Polda Jatim sejak Kamis pekan lalu karena kasus pembunuhan.

Namun banyak pasiennya masih menunggu di sekitar padepokan di Dusun Cengkelek, Desa Wangkal, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

Baca: Pengikut Padepokan Dimas Kanjeng Capai Puluhan Ribu, Ini Sumpah dan Ritual yang Dilakukan

Kapolda Jatim Irjen Pol Anton Setiadji mengatakan, mereka adalah pasien yang ingin menggandakan uang kepada tersangka.

"Menurut laporan, masih banyak pasien di padepokan untuk keperluan penggandaan uang sampai hari ini," katanya, Selasa (27/9/2016).

Anton belum memastikan, apakah Taat Pribadi juga mengajarkan aliran tertentu sehingga memiliki banyak pasien yang juga pengikut.

"Soal itu masih akan kami bahas dengan Pak Gubernur dan Pak Pangdam, karena ini bukan hanya soal masalah hukum, melainkan juga sosial," ujarnya.

Dimas Kanjeng Taat Pribadi dijemput paksa dari padepokannya karena tiga kali mangkir diperiksa terkait dugaan kasus pembunuhan dua anak buahnya Juni lalu.

Penjumputan Taat Pribadi melibatkan lebih dari 1.000 polisi karena berpotensi ditolak oleh santri dan pengikutnya.

Polisi sampai hari ini masih fokus pada penanganan dugaan pembunuhan berencana. Sementara dugaan aksi penipuan dengan penggandaan uang masih terus didalami.

"Logikanya mana bisa uang digandakan, terus nomor serinya bagaimana," ujar Anton. (*)

Kompas.com/Achmad Faizal

Sumber: Tabloidnova.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved