Lion Air Layani Penerbangan Langsung Belitung - Kuala Lumpur, Ini Perkiraan Harga Tiket Dan Pasarnya
Pihak Lion Air masih melihat akumulasi harga yang ditawarkan dan minat pasar di Belitung dan Kuala Lumpur.
POSBELITUNG.COM -- Tak akan lama lagi Bandara H AS Hanandjoeddin, Belitung akan melayani penerbangan langsung komersial ke luar negeri, setelah perubahan status menjadi bandara internasional, yang direncanakan bulan November 2016 mendatang.
Setidaknya maskapai penerbangan Lion Air yang sudah direncanakan untuk terbang perdana ke luar negeri, dari Belitung tujuan Kuala Lumpur. Namun masih memperhitungkan jenis pesawat yang akan dipergunakan maupun hal teknis lainnya.
Station Manager Lion Air wilayah Belitung Agus Sofyan mengatakan, rute penerbangan masih akan dimatangkan di tingkat manajemen.
Sebab, agar bisa meloloskan rute tersebut, harus mematikan satu izin rute di Bandara Soekarno Hatta (Soetta) Jakarta. Hal tersebut mengingat pula bahwa slot time penerbangan di Bandara Soetta sudah sangat padat.
"Insya Allah wacananya seperti itu, karena kami masih memilih rute mana yang harus dimatikan perizinannya dan digantikan untuk Belitung," kata Agus kepada Posbelitung.com, Jumat (30/9/2016).
Lebih lanjut dikatakan Agus, wacana ini bukan hanya Belitung. Sebagaimana diketahui, pintu masuk ke internasional adalah Batam. Oleh karena itu, rencananya pesawat Boeing akan ditambah satu rute direct (langsung) Batam-Belitung.
Agus berterus terang bahwa pihaknya masih melihat akumulasi harga yang ditawarkan dan minat pasar di Belitung dan Kuala Lumpur.
Sasaran Lion Air sesungguhnya adalah wisatawan China. Di daerah-daerah lain seperti halnya Labuan Bajo, wisatawan asal China sangat suka tour wisata. Perkiraan Harga Tiket
Agus menyatakan, perkiraan tarif yang ditawarkan Lion Air rute Belitung - Kuala Lumpur pada kisaran harga minimal Rp 700 ribu hingga Rp 800 ribu. Menurutnya, Jika dihitung-hitung akan lebih hemat ketimbang harus transit ke Jakarta dan menuju Kuala Lumpur.
"Tarifnya hampir sama dengan rute Bandung-Kuala Lumpur dengan lama jarak tempuh sekitar 1 jam 25 menit," ujarnya.
Disinggung mengenai rute selain Belitung-Kuala Lumpur, Agus mengatakan sampai saat ini masih belum ada.
Menurutnya, hingga kini Lion Air juga masih mempertimbangkan kapasitas landasan bandara H AS Hanandjoeddin yang belum bisa didarati pesawat Lion Air jenis ER Boeing 737 seri 900, berkapasitas 220 penumpang.
"Sedangkan Lion Air justru banyak memiliki jenis ini (ER Boeing 737 900)," ucapnya.
Terlepas dari penetapan bandara Hanandjoeddin sebagai international airport, secara pribadi dirinya berpendapat, jika Belitung ingin terus bertahaan, maka Belitung harus fokus menonjolkan wisatayang bisa diandalkan ke depannya.
"Pemerintah harus turun tangan, apalagi selama ini travel agentlah yang banyak memberikan kontribusi terhadap jumlah kunjungan pariwisata di Belitung,"ujarnya.
Follow Pos Belitung Online :
Twitter : @Posbel Instagram : @posbelitung Like Facebook : Pos Belitung
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/lion-air_20161001_101201.jpg)