Bantaran Sungai Disulap Jadi Objek Wisata Menarik

Konsep yang dilakukan yakni dengan memundurkan tiga meter setiap rumah. Sehingga terjadi pelebaran sungai.

Tribun Medan / Tommy
Kawasan pinggiran Sungai Butong, Kelurahan Karangwaru, Kota Jogjakarta, Kamis (6/10/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Tommy Simatupang

POSBELITUNG,COM, JOGJAKARTA - Pemerintah Kota Jogjakarta mengubah permukiman kawasan bantaran sungai dengan konsep menarik.

Seperti di pinggiran sungai Buntung Kelurahan Karangwaru "menyulap" kawasan tersebut menjadi kawasan wisatawan. Bahkan, program tersebut dijaga oleh sebuah komunitas di daerah setempat.

Sugito, Kordinator Badan Keswadaan Masyarakat (BKM) Tri Gaya Laru Mandiri mengatakan program ini dimulai tahun 2015. Saat ini sudah dikerjakan hingga 600 meter.

Katanya, dalam setengah tahun komunitas melakukan sosialisasi untuk mengubah mindset masyarakat.

"Dulu kumuhnya luar biasa. Jika hujan langsung banjir dan meluap. Selain sampah, pondasi masuk ke sungai. Sekarang setelah perubahan.

Masyarakat bisa tahu manfaatnya menjaga kebersihan sungai,"katanya sembari menyusuri pinggiran sungai, Kamis (6/10/2016).

Konsep yang dilakukan yakni dengan memundurkan tiga meter setiap rumah. Sehingga terjadi pelebaran sungai.

Lalu, kata Sugianto, tak ada ganti rugi atas lahan tersebut. Dengan pemberian 3 meter rumah warga, tanah tersebut dijadikan akses.

"Lalu kami tata. Dengan memberikan ruang mural atau seni melukis dinding kepada anak muda. Lalu, digelar taman. Dan pondok-pondok. Sekarang menjadi objek wisata juga,"katanya.

Anggaran yang dikeluarkan oleh Pemerintah Pusat sebesar Rp 12 miliar. Namun, tetap ada bantuan dari para warga. Bantuan tersebut berupa sumbangan material. (cr4/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved