Astaga, Hanya Gara-gara Sepele, Pria Ini Tega Setrika Pembantunya di Bagian Perut

Mufiatun (25), pembantu rumah tangga di Kudus, Jawa Tengah, menjadi korban penganiayaan majikannya berinisial Ags, hanya karena...

Tribun Jateng/Yayan Isro Roziki
LEMAH - Mufiatun terbaring lemah di ranjang perawatan UGD RSUD dr. Loekmonohadi, Kudus, Jawa Tengah, Minggu (9/10/2016). Pembantu ini korban penganiayaan majikannya. TRIBUN JATENG/YAYAN ISRO ROZIKI 

POSBELITUNG.COM, KUDUS - Mufiatun (25), pembantu rumah tangga di Kudus, Jawa Tengah, menjadi korban penganiayaan majikannya berinisial Ags, hanya karena lalai bekerja.

"Saat itu saya menyetrika pakaian. Karena kecapekan saya mengantuk, sehingga pakaian yang disetrika terbakar," ucap Mufiatun ditemui di ruang UGD RSUD dr. Loekmonohadi, Kudus, Minggu (9/10/2016).

Mengetahui pakaian yang disetrika rusak, Ags marah besar. "Majikan marah, perut saya kemudian disetrika," Mufiatun melanjutkan ceritanya.

Disampaikan, peristiwa naas itu terjadi sekitar awal Juni silam, jelang memasuki bulan Ramadan. Sampai saat ini Mufiatun masih nyeri dan gatal di perut akibat bekas luka bakar.

"Saya sudah tidak tahan, semalam saya kabur. Sama tetangga diantar ke polisi, dan kemudian dibawa ke sini," ucap perempuan asal Desa Prawoto, Kecamatan Sukolilo, Pati.

Petugas medis di RSUD dr. Loekmonohadi, dokter Hikari, mengatakan Mufiatun datang pada Sabtu (8/10/2016) sekitar pukul 23.55. Si pasien memang memiliki bekas luka bakar di perut.

"Untuk memastikan apakah itu bekas setrikaan atau karena sebab lain, perlu pemeriksaan lebih lanjut. Saat datang, pasien hanya mengaku badannya lemah dan lemas," ucap Hikari. (Tribun Jateng/Yayan Isro' Roziki)

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved