Di Negara Ini Pria Bertubuh Gendut Dianggap Seksi, Mereka Harus Minum Darah dan Tak Boleh Bercinta

orang-orang Me’en memandang bahwa seseorang yang mempunyai tubuh gendut itu dianggap tampan dan sexy.

Tayang:
Eric Laffoergue
Anggapan pria tampan di Etiophia berbeda jauh dengan di negara lainnya 

POSBELITUNG.COM -- Seorang wanita mengidamkan pria yang tampan adalah sesuatu yang wajar.

Ketampanan pria bisa dilihat dari penampilanya mulai dari model gaya rambut sampai bentuk tubuh yang ideal atau sixpack.

Namun, tahukah anda, bagi Suku Bodi di Ethiopia atau orang-orang Me’en memandang bahwa seseorang yang mempunyai tubuh gendut itu dianggap tampan dan sexy.

Suku Bodi merupakan suku primitif dan paling terasing di Ethiopia.

Seperti dilansir dari laman Daily Mail, membuncitkan perut sudah jadi ritual tahunan bagi cowok-cowok Suku Bodi.

Ritual yang diberi nama Ka'el yang berarti tahun baru Bodi ini akan memilih beberapa pria yang diwajibkan untuk menggendutkan perut mereka.

Setiap keluarga berhak mengirimkan wakil untuk mengikut kompetisi ini.

Demi mendapatkan perut yang gendut para pria di Suku Bodi harus tinggal di suatu tempat dan dilarang keras untuk bergerak, apalagi melakukan hubungan seks.

Mereka juga hanya dibolehkan untuk makan campuran darah sapi dan susu.

Sapi dianggap suci oleh Suku Bodi.

Namun, pengambilan darah sapi ini tidak dengan membunuh si sapi.

Mereka mengambil darah sapi dengan melubangi nadi sapi, setelah itu lukanya ditutup dengan tanah liat.

Cara meminumnya pun harus dilakukan dengan cepat.

Pasalnya, udara panas Ethiopia akan membuat darah menggumpal seperti agar-agar.

Tak heran, mayoritas para pria suku Bodi berlomba-lomba menggendutkan tubuhnya, dan terpaksa harus meminum darah dan susu di waktu yang berbeda.

Setelah seorang ditetapkan sebagai pemenang, maka upacara berakhir dengan penyembelihan sapi menggunakan sebuah batu yang dianggap keramat besar, kemudian isi perut sapi dan darahnya akan digunakan untuk meramal masa depan dari Suku Bodi.

Menjadi pria gendut memang menjadi impian setiap pria suku Bodi.

Setelah melewati ritual Ke’el, kemungkinan tubuh mereka akan kurus kembali, namun, mereka tetap dianggap pahlawan seumur hidup.

Sayangnya, ritual Ke’el suku Bodi ini kini mulai terancam punah.

Pasalnya, Pemerintah Ethiopia berencana untuk mentranmigrasikan sekitar 300 ribu orang dari seluruh wilayah di tanah mereka.

Ritual Aneh Agar Awet Muda

Bisa awet muda dan tetap cantik memang impian hampir setiap wanita.

Tak jarang mereka pun melakukan apa pun untuk mendapatkan keduanya itu.

Ada yang melakukannya dengan cara yang sehat dan positif, mulai dari berolahraga dan memakan makanan sehat.

Namun ada juga yang menggunakan jalan pintas, seperti operasi plastik dan lainnya.

Selain itu, ada juga yang masih percaya dengan klenik yakni mendatangi dukun dan minta dipasangi susuk.

Tapi, di California, Amerika Serikat ada yang lebih mengerikan lagi.

Dikutip dari wittyfeed.com, seorang model, Chanel melakukan ritual mengerikan agar ia tetap kelihatan awet muda.

Padahal, usianya masih megninjak 19 tahun, namun dirinya diketahui memiliki fobia terhadap penuaan.

Model yang juga vegetarian ini rela melakukan hal mengerikan untuk menjaga dirinya agar tetap cantik.

Salah satunya, Ia rela mandi darah babi.


Wanita ini lakukan aktivitas mengerikan agar tetap cantik

Ia teringat perkataan neneknya, Lois.

"Saya merasa seperti datang dari ribuan tahun yang lalu. orang melakukan ini (mandi darah babi) dan itu bekerja," kata Chanel.

Ia merasa beruntung karena diizinkan orang terdekatnya untuk melakukan hal yang pernah orang lakukan ribuan tahun lalu.

Sebenarnya, Chanel terinspirasi oleh film berjudul Carrie.

Ia lebih memilih mandi darah babi ketimbang dartah sapi.

Darah babinya ia balur ke seluruh bagian tubuhnya.

Ia memperolah darh babi dari tukang daging babi lokal.

Selain itu, ia juga melakukan kebiasaan yang tak kalah menjijikan.

Chanel biasamemakan plasenta untuk menjaganya agar tetap muda.

Tak hanya itu, Ia juga membuat ramuan sendiri, dengan campuran seperti bubuk bawang putih, sage, saus balsamic, dan minyak zaitun lalu digunakan untuk mencuci mukanya sebanyak sepuluh kali dalam sehari.

Ketika ia diminta untuk memiliki babi atau daging sapi, dia menjawab "Aku tidak makan daging."

Sebenarnya banyak pilihan yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan tubuh di abad 21 ini.

Misalnya degan menggunakan bantuan medis atau mengatur pola hidup sehat.

Apa yang dilakukan Chanel dinilai tak pantas dan bukan merupakan cara yang baik. (Warta Kota/Mohamad Afkar Sarvika)

Sumber: Warta Kota
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved