Pemkab Beltim Mulai Berbenah, Kik Karak Masuk Geological Park

Dipilihnya kawasan Gunung Kik Karak Open Pit, Kecamatan Kelapa Kampit, sebagai salah satu geological park atau geopark wisata membuat Pemkab Beltim...

Pemkab Beltim Mulai Berbenah, Kik Karak Masuk Geological Park
IST

MANGGAR, POS BELITUNG - Dipilihnya kawasan Gunung Kik Karak Open Pit, Kecamatan Kelapa Kampit, sebagai salah satu geological park atau geopark wisata membuat Pemkab Belitung Timur (Beltim) harus mulai berbenah.

Terutama dalam hal mengedukasi masyarakat untuk sadar akan potensi wisata dan melindungi kawasan secara keseluruhan.

Mengingat konsep utama dari geopark adalah peran serta masyarakat setempat, maka masyarakat yang tinggal di sekitar harus dapat berpartisipasi aktif dalam revitalisasi kawasan secara keseluruhan.

Geopark sendiri adalah kawasan yang memiliki unsur-unsur geologi di mana masyarakat setempat diajak berperan serta untuk melindungi dan meningkatkan fungsi warisan alam, termasuk nilai arkeologi, ekologi dan budaya yang ada di dalamnya.

Peneliti dari Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Oki Oktariadi mengungkapkan hal itu seusai presentasi di hadapan Bupati Beltim terkait pengembangan geopark Gunung Kik Karak, Senin (10/10).

"Geopark itu prinsip dasarnya adalah bottom up, harus tumbuh dari masyarakat. Kita akan banyak FGD (focus grup discussion-red) ke masyarakat, ke komunitas. Pemerintah harus mendukung turut mengedukasi," kata Oki dalam rilis Humas Beltim kemarin.

Bersama dengan tim dari Institut Teknologi Bandung (ITB) 81, Oki menyatakan sebagai organisasi yang mewadahi geopark di dunia, United Nation Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO) mensyaratkan peran serta aktif masyarakat di dalamnya.

Namun penulis buku `Warisan Geologi Belitung' ini menyadari jika tingkat intelektual dan kesadaran masyarakat di Indonesia masih rendah.

"UNESCO itu yang ingin bottom up, bukan top down. Cuman kan masih banyak pendidikan masyarakat kita tidak tinggi. Makanya muncul yang namanya Jaringan Geopark Asia Pasifik, karena kita sadar tidak akan mampu 100 persen," ungkap Oki.

Bupati Beltim, Yuslih Ihza menyambut baik masukan dan pemaparan oleh Tim ITB 81. Menurutnya geopark akan meningkatkan daya tarik wisatawan untuk berkujung ke Beltim sekaligus melindungi warisan bumi yang ada.

Halaman
12
Editor: aladhi
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved