Breaking News:

Artis Cantik Nabila Putri Ngaku Pernah Diajak Gatot Brajamusti Latihan Menembak

Penyidik Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya terus memeriksa saksi-saksi terkait kasus kepemilikan senjata api ilegal Gatot Brajamusti.

Editor: Kamri
KOMPAS.com/Dian Reinis Kumampung
Artis peran yang juga pembawa acara, Nabila Putri usai jalani pemeriksaan di Resmob Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (17/10/2016). 

POSBELITUNG.COM, JAKARTA - Penyidik Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya terus memeriksa saksi-saksi terkait kasus kepemilikan senjata api ilegal Gatot Brajamusti. Hari ini, Senin (17/10/2016), giliran artis Nabila Putri yang diperiksa.

Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Budi Hermanto mengatakan pemeriksaan saksi-saksi dilakukan untuk merampungkan berkas perkara Gatot. Dalam pemeriksaan terhadap Nabila, kata Budi, penyidik memberikan 20 pertanyaan.

"Dari pemeriksaan terhadap Nabila, dia menyatakan dalam film D.P.O tidak menggunakan senjata asli. Jadi senjatanya hanya dummy," ujar Budi, ketika dikonfirmasi, Senin (17/10/2016).

Budi menambahkan, Nabila mengaku pernah diajak latihan menembak oleh Gatot. Latihan menembak itu dilakukan agar Nabila tak canggung memegang senjata api dalam film D.P.O.

"Jadi saat latihan itu, Nabila mengaku melihat senjata api jenis Glock 26 menyerupai punya Gatot. Tapi kita belum bisa pastikan itu senjata yang kita sita atau bukan," ucapnya.

Budi mengungkapkan, keterangan Gatot dengan keterangan saksi-saksi yang diperiksa bertolak belakang. Sebab, Gatot mengaku menyimpan senjata api itu untuk digunakan sebagai properti film.

Namun, dari keterangan saksi yang telah diperiksa, dalam film D.P.O maupun Azrax tidak menggunakan senjata api asli.

Terkait penyidikan dugaan kepemilikan senjata api, polisi telah memeriksa beberapa orang dekat Gatot, yakni Dewi aminah (Istri Gatot), Siti Alvianoor (anak Gatot), Salsabila Hasibuan (keponakan Gatot), Daniel Pasarela (Karyawan Gatot), Ary Suta, Elma Theana, sutradara Dedi Setiadi, Reza Artamevia, Nadine Chandrawinata, Wahjoeno, Toro Margen dan Nabila Putri.

Adapun Gatot ditangkap di sebuah hotel di Kota Mataram, NTB, Minggu (28/8/2016). Polisi menemukan satu paket sabu di celananya dan hasil tes urine pun menyatakan dia positif menggunakan narkoba.

Penangkapan Gatot itu ditindaklanjuti dengan penggeledahan di rumahnya, di Pondok Pinang, Jakarta Selatan. Di rumah itu, polisi menemukan benda-benda terkait narkoba, senjata api jenis Glock dan jenis Walther PPK, serta amunisinya. (Akhdi Martin Pratama)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved