Breaking News:

Coba Lakukan Ini, Mencegah Sakit Disaat Musim Pancaroba

Ketika daya tahan tubuh tidak sedang berada di posisi terbaik, meriang dan serangan penyakit rawan terjadi.

Ilustrasi 

POSBELITUNG.COM -- Kondisi cuaca saat ini sulit ditebak, kadang hujan lebat, tapi mendadak bisa pula panas menyengat. Peralihan musim alias pancaroba sedang terjadi.

Pada kondisi ini, badan pun mau tak mau harus membuat penyesuaian, dari dingin ke panas atau sebaliknya. Makan dan minum jadi sering terasa tak nikmat. Daya tahan tubuh rawan turun.

Ketika daya tahan tubuh tidak sedang berada di posisi terbaik, meriang dan serangan penyakit rawan terjadi. Terlebih lagi, pancaroba merupakan waktu ideal untuk berkembang biak bagi virus dan bakteri. 

Seperti dimuat situs web ugm.ac.id pada Rabu (11/11/2015), cuaca yang tak menentu saat pancaroba membuat kondisi lingkungan menjadi lembap.

Di daerah tropis seperti Indonesia, kelembapan udara bisa mencapai 80 persen. Selain lembap, paparan sinar matahari juga berkurang dari biasanya.

Pada kondisi itulah disenangi virus dan bakteri sehingga memicu kedua mikroba ini berkembang biak lebih cepat.

Hal tersebut diamini dokter spesialis Telinga Hidung Tenggorokan (THT), Rusian Utama Roeslani. Menurut dia, penyakit mudah menyerang tubuh seseorang yang sedang beradaptasi dengan perubahan musim, apalagi bila fisiknya tak prima.

"Kalau lagi capek, lelah, fisik enggak bagus, ada virus yang masuk ke badan akhirnya bisa sakit," papar Rusdian seperti dimuat Kompas.com, Rabu(3/12/2015).

Diantara yang "rajin" menyambangi seseorang selama pancaroba adalah penyakit saluran pernapasan atas, seperti influenza, batuk, dan radang tenggorokan.

"Perubahan suhu ke dingin itu kan yang pertama respons adalah hidung. Produksi lendir berlebih, jadi ingus, lari ke tenggorokan bikin radang," ujar Rusdian.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved