Breaking News:

Jual ABG Rp 700 Ribu Sekali Kencan, Mucikari Ini Dituntut Tiga Tahun Penjara

Pengungkapan kasus ini berawal adanya gembar-gembor transaksi bisnis seks gadis belia dengan tarif Rp 700 ribu yang dilakoni Acung sejak tahun 2015

Penulis: Fery Laskari | Editor: Rusmiadi
net
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

POSBELITUNG.COM, PANGKALPINANG -- Jaksa penuntun umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Sungailiat menuntut Sahroni alias Acung hukuman pidana penjara selama tiga tahun, serta denda Rp 25 juta.

Terkait kasus perdagangan manusia dan eksploitasi anak dibawa umur untuk menjadi pekerja seksual.  Tuntutan JPU tersebut disampaikan dalam sidang tertutup yang berlangsung di Pengadilan Negeri Sungailiat, Selasa (25/10/2016).

"Baru saja (Selasa, 25/10/2016 petang) surat tuntutan kita (JPU) bacakan dalam agenda sidang tertutup di Pengadilan Negeri (PN) Sungailiat," kata JPU Maharani Cahyanti mewakili Kepala Kejari dan Kasi Intel Kejari Bangka, saat dikonfirmasi Bangka Pos Group usai sidang di PN Sungailiat, Selasa (25/10/2016) petang.

Saat sidang kata JPU Maharani, menyatakan  Acung terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana mengeksploitasi ekonomi atau seksual terhadap anak dibawah umur, dengan maksud menguntungkan diri sendiri atau ornag lain.

"Yaitu sebagaimana didakwakan kepada terdakwa dalam dakwaan pertama yaitu Pasal 88 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahgan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungana anak," jelasnya.

Keyakinan ini kata JPU Maharani, dia ungkapkan dalam surat tuntutan yang dibacakan di hadapan terdakwa, pegacara terdakwa dan majelis hakim dipimpin Ketua Mejelis, Jonson Parancis, Selasa (25/10/2016).

"Inti tuntutan kita (JPU), agar majelis hakim menjatuhkan pidana pada terdakwa Sahroni alias Acung, dengan pidana penjara selama tiga tahun dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan," katanya.

Selain itu, tuntutan jaksa adalah agar Terdakwa Sahroni alias Acung membayar denda sebesar Rp 25 juta. Jika denda tak dibayar, maka masa tahananan Acung akan ditambah lima bulan lagi.

"Pidana dendanya sebear Rp 25 juta subsider lima bulan kurungan," tegas JPU Maharani Cahyanti.

Halaman
12
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved