Breaking News:

Saat Polisi Ungkap Cara Purnawirawan TNI Ini Merakit Bom Molotov

Lalu dihubungkan dengan menggunakan kabel yang dikaitkan timer mesin jam dinding dengan arus listrik menggunakan aki sepeda motor.

Tribun Jogja/Khaerur Reza
Tepat seminggu usai kejadian, Ditreskrimum Polda DIY berhasil membekuk pelaku peledakan di Kafe Liquid di Jl Magelang. Pelaku Syn (55) ditangkap di rumahnya di Muntilan, Magelang, Jawa Tengah Rabu (2/11/2016) dini hari. TRIBUN JOGJA/KHAERUR REZA 

Laporan Wartawan Tribun Jogja, Khaerur Reza

POSBELITUNG.COM, SLEMAN - Syn (55), eksekutor bom molotov yang terjadi halaman Kafe Liquid Jl Magelang Sleman seminggu yang lalu dibekuk di kediamannya di Muntilan Magelang Jawa Tengah kemarin.

Direskrimum Polda DIY, Kombes Pol Frans Tjahyono mengatakan pelaku merakit sendiri bom molotovnya dengan menggunakan bensin yang ada di dalam botol.

Lalu dihubungkan dengan menggunakan kabel yang dikaitkan timer mesin jam dinding dengan arus listrik menggunakan aki sepeda motor.

"Semuanya dibuat dan dirakit sendiri di rumah kemudian baru dibawa dan ditinggal di TKP," jelas Frans saat jumpa pers di Mapolda DIY, Kamis (3/11/2016).

Mampu merakit bom sendiri ternyata pelaku adalah purnawirawan anggota TNI dengan pangkat terakhir adalah Pelda.

Dari KTA TNI yang dipunya pelaku diketahui terakhir bertugas sebagai Babinsa dibawah satuan Kodim 0705 Magelang.

"Kita sudah koordinasi dengan POM (Polisi Militer) setempat dan memang sudah tidak aktif, kita belum mendalami dia pensiun kenapa karena kita fokus pada statusnya sebagai pelaku," ujarnya.

Walaupun begitu petugas kepolisian tetap mendalami kasus ini termasuk kemampuan pelaku hingga mampu merakit bom sendiri.

Sementara itu fokus kepolisian bergeser untuk mencari aktor intelektual yang memerintahkan Syn untuk melakukan aksinya.
 

Editor: Edy Yusmanto
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved