Breaking News:

Ratusan Orang Gagal Masuk PNS, Nasib Guru Ini Berakhir Tragis

Sejatinya menjelang masa pensiun, Kandar seharusnya bisa menikmati masa pensiunnya.

Editor: Kamri
Shutterstock
Ilustrasi penjara 

POSBELITUNG.COM, LAMONGAN - Kandar (51), guru SMA Negeri di Lamongan yang menjadi calo sebanyak 200 pelamar CPNS tidak bakal bisa menikmati pensiun.

Pasalnya, warga Dusun Tunggun Desa Tunggun Jagir Kecamatan Mantup ini yang beraksi bekerjasama dengan Wavy Misanti (41) alias Bunda Santi, warga Desa Sukolilo Kecamatan Sukodadi, berita acara pemeriksaannya (BAP-nya) telah dinyatakan P21 dan tersangka juga telah dilimpahkan ke Kejari dan ditahan.

Sejatinya menjelang masa pensiun, Kandar seharusnya bisa menikmati masa pensiunnya.

Namun kini Kandar harus mendekam di LP Lamongan setelah BAPnya dinyatakan sempurna.

"Sudah dilimpahkan dan dinyatakan P21. Tersangka juga ditahan di LP,"kata Kasi Pidum, Adhi Setyo Prabowo saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (6/11/2016).

Adhi mengaku lupa kapan persisnya dilimpahkan. Tapi yang jelas, katanya, sudah ditangan Kejari.

Kasi Pidum ini tidak membeberkan kapan perkiraan waktu persidangan awal, yakni dakwaan digelar di PN.

Pada prinsipnya, pihaknya tidak ada keraguan dan siap menggelar kasus penipuan ini.

"Saya lupa kapan waktu pelimpahannya. Saya hari ini (Minggu, red) libur dan berkasanya ada di kantor,"katanya.

Diberitakan Surya.co.id sebelumnya, Kandar menjalankan profesi sebagai calo CPNS tidak sendirian.

Halaman
12
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved