Breaking News:

KIP Kamilah Berlabuh di Laut Manggar, Nelayan Rajungan Mulai Resah

KIP Kamilah semula direncanakan oleh pihak pemegang izin usaha pertambangan, untuk kegiatan penambangan timah di laut

Editor: Rusmiadi
Posbelitung.com/Subrata
Nelayan rajungan Dusun Skep, Kecamatan Manggar tengah memperbaiki pukat rajungan, di samping Jembatan Nilam Dusun Skep, Desa Lalang, Manggar, Senin (7/11/2016) 

POSBELITUNG.COM, BELITUNG TIMUR -- Nelayan kepiting rajungan di Kampung Mirang, Dusun Skep, Desa Lalang Manggar, Belitung Timur (Beltim) mulia resah dengan keberadaan Kapal Isap Produksi (KIP) Kamilah.

KIP Kamilah berlabuh di sekitar Karang Tangkup, lepas Pantai Nyiur Malambai, Lalang, Manggar, setelah sebalumnya berada di Teluk Pering Kecamatan Kelapa Kampit.

Bukan tanpa alasan, nelayan mulai risih dengan keberadaan KIP tersebut,  karena lokasi kapal berlabuh selama ini menjadi tempat nelayan menebar pukat rajungan.

"Karena ada dia (KIP Kamilah), jadinye dak bisa masang," kata Minardi, atau yang karib disapa Kakang saat ditemui Posbelitung.com di Muara Jembatan Nilang, Dusun Skep,  Manggar, Senin (7/11/2016).

Menurut Kakang, kapal isap tidak seharusnya berada di perairan Manggar Belitung Timur.

Lebih dari itu, tidak hanya di Kampit, atau Tanjungpandan, pokonya, kapal isap tidak boleh berada di Pulau Belitong.

Kakang tidak habis pikir jika keberadaan KIP Kamilah untuk berlindung di Pantai Lalang.

Menurutnya, dengan kondisi musim seperti sekarang ini, jangankan kapal sebesar KIP Kamilah, perahu kecil pun berani berlabuh di tengah.

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved