Gejolak Harga Barang Kebutuhan Pokok Perlu Diwaspadai, Saat Terjadi Inflasi

Jika angka inflasi suatu daerah terus bertambah, maka akan menyebabkan dampak negatif, seperti melemahnya daya beli masyarakat

Gejolak Harga Barang Kebutuhan Pokok Perlu Diwaspadai, Saat Terjadi Inflasi
Posbelitung.com/Dede Suhendar
Pembeli bumbu dapur di Pasar Induk Tanjungpandan, Belitung, Selasa (22/11/2016) 

Laporan Wartawan Pos Belitung Dede Suhendar

POSBELITUNG.COM, BELITUNG -- Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Belitung, Azhar menjelaskan, yang perlu diwaspadai pada inflasi adalah ketika kondisi dimana komponen barang bergerak dan berhubungan dengan masyarakat banyak menjadi penyumbang inflasi terbesar.

Misalnya ketika terjadi gejolak pada harga beras, meskipun sedikit secara otomatis akan menambah angka inflasi.

Berbeda halnya dengan harga tiket pesawat, karena tidak semua masyarakat mampu membeli komoditi tersebut.

Baca: Harga Barang Kebutuhan Pokok di Belitung, Bikin Sakit Kepala Ibu Rumah Tangga

"Misalnya harga beras naik Rp 500 tapi bisa menyebabkan inflasi tinggi ketimbang kenaikan harga tiket pesawat Rp 5.000. Karena beras dikonsumsi semua masyarakat," katanya, Rabu (23/11/2016).

Ia menyebutkan, yang termasuk komponen bergejolak adalah komponen yang terdiri dari komoditas yang harganya bersifat tidak stabil, seperti beras, sayur-sayuran, bumbu-bumbuan, minyak goreng, ikan, buah-buahan dan lainnya.

Jika angka inflasi suatu daerah terus bertambah, kata dia, maka akan menyebabkan dampak negatif, seperti melemahnya daya beli masyarakat hingga merusak pergerakkan ekonomi.

Penulis: Dede Suhendar
Editor: rusmiadi
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved