Breaking News:

Pelajar Tersesat

Pelajar Itu Ditemukan Sudah tak Bernyawa, Keluarga Berteriak Histeris (VIDEO)

Empat perahu karet yang meyisir lokasi langsung membawa Jenazah bersama ayah almarhum Robi ke titik kumpul tim pencari.

Editor: Edy Yusmanto
TribunBatam/Anne Maria
Nur Asma histeris karena anaknya dilaporkan hilang di hutan Sei Ladi, ditenangkan oleh keluarganya di Mapolresta Barelang, Minggu (4/12/2016) malam 

POSBELITUNG.COM, BATAM - Jasad Robi (16) yang hilang sejak Minggu (4/12/2016) sore akhirnya ditemukan.

Tim SAR, Tagana, dan tim dari Polresta Barelang yang melakukan pencarian pada Senin (5/12/2016) pagi berhasil menemukan Robi tidak jauh dari lokasi dimana ia dikabarkan hilang.

Empat perahu karet yang meyisir lokasi langsung membawa Jenazah bersama ayah almarhum Robi ke titik kumpul tim pencari.

Wajah putus asa sudah tampak dari ayah almarhum yang terlihat sembab, ia terus memegangi kantung jenazah sebelum akhirnya dibawa ke RS Bhayangkara Polda Kepri untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Yena, Tagana yang ikut dalam pencarian ini menuturkan bahwa Robi ditemukan setelah sebelumnya tim pencari membuat putaran arus di sekitar lokasi pencarian.

Upaya ini membuahkan hasil, guncangan yang terjadi di air membuat jenazah Robi terangkat hingga menyentuh salah satu tim pencari.

Nur Asma, ibu almarhum Robi, tidak bisa menutupi kesedihan kehilangan buah hatinya. Mengetahui Robi sudah ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa, Nur Asma langsung histeris sambil memanggil-manggil nama anaknya.

Puncaknya ketika ia menghampiri jenazah Robi yang akan dibawa ke RS Bhayangkara Polda Kepri, ia terus merongrong mengikuti gerak cepat petugas membawa kantong jenazah. "Robi… anakku… Robi, Robi," teriak Nur Asma mendekati kantong jenazah.

Tak sanggup menahan kesedihan, Nur Asma yang sedari tadi meracau akhirnya tumbang namun berhasil ditangkap kerabatnya yang menemaninya di lokasi pencarian.

Dalam kondisi lemah tersebut Nur Asma akhirnya dibawa pergi menggunakan mobil sedan berwarna putih.

Isak tangis mewarnai akhir pencarian ini, tidak hanya Nur Asmayang berduka namun kerabatnya yang hadir juga larut dalam duka kehilangan anggota keluarga mereka.

Tim pencari yang menyaksikan kehilangan yang dirasakan Nur Asma juga Nampak terbawa suasana, banyak dari mereka yang terdiam melihat Nur Asma berurai air mata. (*)

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved