Breaking News:

Jangan Terkecoh Kopi Oplosan, Ini Cara Membedakan Mana Kopi Asli dan Kopi Oplosan

Bicara soal kopi, tak sedikit penjual yang mencampurkan bahan-bahan lainnya ke dalam bubuk kopi agar mendapatkan lebih banyak laba.

Editor: Kamri
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi 

POSBELITUNG.COM, JAKARTA - Bicara soal kopi, tak sedikit penjual yang mencampurkan bahan-bahan lainnya ke dalam bubuk kopi agar mendapatkan lebih banyak laba. Masyarakat menyebut kopi jenis ini sebagai "kopi oplosan" atau kopi campuran.

Baca: Anda Tak Perlu Kacamata Baca, Cukup Unduh Aplikasi Baru Ini

Dari segi rasa, sudah tentu kopi oplosan memiliki cita rasa yang jauh lebih hambar dibanding kopi asli. Untuk membedakan mana kopi asli dan kopi oplosan, ada beberapa cara yang dapat dilakukan. 

"Dari aroma sebenarnya bisa dibedakan. Antara bubuk kopi yang murni dan sudah dicampur sebenarnya berbeda," kata pengajar dari Indonesia Coffee Academy, Aris Kadarisman yang ditemui di acara Cerita Kopi di Terminal 3, Bandara Soekarno Hatta, Jakarta, Jumat (9/12/2016).

Baca: Hasil Undian Babak 16 Liga Champions, Klub Kuat Ini Penantang Leicester City

Menariknya, Aris mengatakan bahwa kopi oplosan memiliki aroma yang lebih kuat ketimbang kopi asli.

"Kopi murni itu aromanya jauh lebih lembut. Kalau yang dicampur dengan jagung dan esens (biang), sekali dihirup ada aroma kimiawi dan lebih tajam," kata Aris. 

Cara selanjutnya untuk membedakan kopi oplosan menurut Aris adalah rasa kopi itu sendiri.

"Kopi murni rasanya tidak terlalu lama di tenggorokan, tetapi yang dicampur itu long aftertaste di tenggorokan," kata Aris. 

Jika ingin membedakan dari segi penampakan, Aris mengatakan hal tersebut agak sulit. Sebab dari segi bentuk, kopi oplosan dan kopi asli cenderung mirip. 

"Hanya bisa dibedakan setelah diseduh atau dihirup saja," kata Aris.

Ia mengatakan sebenarnya ada pelatihan untuk mengetahui mana kopi asli dan kopi oplosan menggunakan Flavor Wheel Coffee (panduan rasa kopi dari hasil penelitian profesional di bidang kopi).

Meski begitu, tetap ada cara awal untuk mengantisipasi kopi oplosan. Saran Aris, mulailah membeli biji kopi untuk kemudian digiling dan dikonsumsi sendiri. Kopi bentuk bubuk memiliki kemungkinan lebih besar dijadikan oplosan. (Kompas.com/Silvita Agmasari)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved