Gara-gara Hal Sepele Ini, Kursi Dilempar ke Istri

Karena tak terima sudah dianiaya, ditemani adiknya, Asmeri pun yang sudah mengalami kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) ini

Warta kota
ILUSTRASI Penganiayaan 

POSBELITUNG.COM, PALEMBANG - Apa yang dilakukan PD (37), kepada istrinya Asmeri (35), warga Jalan KH Wahid Hasyim Lorong Sepupu Kelurahan 3-4 Ulu Kecamatan SU I, Palembang, memang sungguh keterlaluan.

Hanya masalah kecil, ia nekat melakukan penganiayaan kepada sang istri.

Karena tak terima sudah dianiaya, ditemani adiknya, Asmeri pun yang sudah mengalami kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) ini, melaporkan kejadian yang dialaminya ke Polresta Palembang, Minggu (1/1), sekitar pukul 13.30.

Kepada petugas pengaduan, Korban menuturkan kejadian tersebut terjadi berawal, ketika ia berada di rumah mertuanya, di di Jalan Wahid Hasyim Lorong Karya Bakti RT 40 Kelurahan 3-4 Ulu Kecamatan SU I, Palembang, Pada Sabtu (31/12), sekitar pukul 21.00.

Karena hendak pergantian tahun, saat itu ketika tengah berdua, korban menanyakan pada suami.

"Kak idak pergi apo" tanyanya.

Tak tahu mengapa, tidak menerima perkataan istrinya, saat itu Padli pun naik pita (emosi) dan marah.

Saat itu, dia pun (Suami saya-red) langsung melepar kursi pelastik ke arah korban.

Namun tidak mengenai korban, malah mengenai lampu hias.

"Lampu hias pecah pak, ia menganiaya saya pakai pecahan kaca, saya sudah coba menghindar tapi dia tetap melakukannya," kata Asmeri sambil menangis.

Sementara, Kasat Rekrim Polresta Palembang, Kompol Maruly Pardede melalui Ka SPK Ipda Muslim membenarkan adanya laporan korban yang masuk ke Polresta Palembang. (*)
 

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved