Breaking News:

Ponton TI Milik Pelaku Pencabulan Terhadap Pelajar 17 Tahun Dibakar Warga

Warga marah usai mengetahui Dep dan dua rekannya melakukan pencabulan dan percobaan perkosaan terhadap Mawar (17)

Penulis: Anthoni Ramli |
Istimewa
Ilustrasi 

Laporan wartawan Bangka Pos, Anthoni

POSBELITUNG.COM, BANGKA -- Ponton dan camp milik Dep (25) menjadi sasaran amukan warga Rambat, Kecamatan Simpang Teritip, Kabupaten Bangka Barat, Rabu (4/1/2017) siang.

Warga marah usai mengetahui Dep dan dua rekannya melakukan pencabulan dan percobaan perkosaan terhadap Mawar (17) di Pantai Rambat, Kecamatan Simpang Teritip, Selasa (3/1/2017) petang kemarin.

Kades Rambat Ali Imron ketika di konfirmasi bangkapos.com tak menampik adanya aksi pembakaran tersebut.

Kala itu dirinya telah berupaya meredam amarah warga, namun upaya tersebut gagal.

Warga tetap meringsek masuk mencari keberadaan Dep dan dua rekannya.

Karena tidak menemukan para pelaku, warga melampiaskan amarah dengan cara membakar ponton dan camp tempat Dep bekerja.

"Saya sudah berusaha meredam warga agar jangan berbuat anarkis. Tapi itu diluar kemampuan kami, mungkin warga sudah geram mendengar kejadian yang dilakukan pelaku dan teman-temannya," ujar Ali Imron kepada bangkapos.com, Rabu (4/1/2017) sore.

Sebelumnya Dep (25) dan dua rekannya dilaporkan melakukan pencabulan terhadap Mawar (17) ke Polsek Simpang Teritip.

Kejadian dugaan pencabulan disertai percobaan pemerkosaan itu terjadi di Pantai Rambat, Kecamatan Simpang Teritip, Selasa (3/1/2017) petang kemarin.

Pekerja Tambang Inkonvensional (TI) itu diduga dan dua rekannya di duga membuka paksa celana Mawar.

Selain itu, pendatang asal Palembang Sumatera Selatan itu juga menyeret korban ke tengah hutan sekaligus memaksa korban memegang alat kelaminya.

Selanjutnya pelaku mencium bagian leher dan bibir sembari memagang payudara korban.

"Dari keterangan korban, pelaku sempat mengeluarkan alat kelamin dan memaksa korban memegangnya. Selain itu, pelaku dan dua rekannya juga menindih dan menyium leher dan bibir korban," ujar Kapolsek Simpang Teritip Ipda Kukuh mewakili Kapolres AKBP Hendro Kusmayadi, Rabu (4/1/2017).

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved