Breaking News:

Ini Kendala Penerapan PP Nomor 60 Tahun 2016 di Beltim, Pelayanan Jadi Lambat

Febri mengatakan, sempat ada peningkatan jumlah warga untuk mengurus dokumen kendaraan sebelum PP Nomor 60 Tahun 2016 ini berlaku hari ini.

IST
AKP Febri Surya 

Laporan wartawan Pos Belitung, Dedy Qurniawan

POSBELITUNG.COM, BELITUNG TIMUR - Kasatlantas Polres Beltim AKP Febri Surya mengatakan, pihaknya sudah melihat kendala di lapangan pada hari pertama penerapan PP Nomor 60 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif PNBP, Jumat (6/1/2017).

Kendala yang dimaksud adalah sistem notifikasi pada Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda).

"Itu kan ada di notif pajak tu tentang apa saja yang harus dibayar. Pajak kendaraanya, asuransinya. Nah, di situ ada kolom biaya STNK yang sebelumnya tidak ada, tapi untuk PP baru ini ada biaya pengesahannya sebesar Rp 25 ribu (untuk kendaraan roda 2). Itu yang Dispendanya belum siap," kata Febri kepada Pos Belitung, Jumat (6/1/2017).

Dia melanjutkan, akibat dari kendala itu adalah pelayanan tidak bisa cepat.

"tidak bisa sehari. Sebelumnya kan tidak ada biaya pengesahan itu, kami cuma mengetahui bahwa kendaraanya sudah kena pajak, lalu kami sahkan. Karena sekarang ada biaya pengesahan itu, jadi kami harus cantumkan di notifikasi pajak (sistem Dispenda) itu," katanya.

Febri mengatakan, sempat ada peningkatan jumlah warga untuk mengurus dokumen kendaraan sebelum PP Nomor 60 Tahun 2016 ini berlaku hari ini.

Peningkatan dirasakan terjadi pada Kamis (5/1/2017) kemarin.

"Karena kemarin kan hari terakhir. Kemarin itu paling banyak pengesahan (STNK)-nya itu sampai 241," katanya. (*)

Penulis: Dedi Qurniawan
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved