Breaking News:

Soal Dugaan Logo Mirip Palu Arit di Uang Rupiah, Kapolda Metro Jaya Ngomong Begini

Iriawan mengatakan, kini pihaknya melakukan gelar perkara untuk menentukan apakah Rizieq bisa dijadikan tersangka.

Editor: Edy Yusmanto
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mochamad Iriawan 

POSBELITUNG.COM, JAKARTA - Kapolda Metro Jaya, Irjen Mochamad Iriawan, menyatakan logo Bank Indonesia di pecahan uang rupiah bukan merupakan gambar palu arit seperti yang dinyatakan petinggi Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab.

Iriawan mengatakan, kini pihaknya melakukan gelar perkara untuk menentukan apakah Rizieq bisa dijadikan tersangka.

"Padahal BI sudah menyampaikan ada sistem baru pengamanan hologram di uang baru, namanya rectoverso, jadi dua mata sisi itu berbeda tapi apabila diterawang ada lambang BI," kata Iriawan di Mapolda Metro Jaya, Rabu (11/1/2017).

Meski tidak viral, polisi beberapa kali mendengar pernyataan Rizieq soal uang bergambar palu arit itu.

Setelah dilaporkan dua pihak ke Mapolda Metro Jaya, polisi kini akan memeriksa saksi, ahli, dan Rizieq.

"Kami kenakan Pasal 28 ayat (1) UU ITE, itu ujaran kebencian dan kebohongan. Tapi nanti kami melengkapi bukti itu," kata Iriawan.

Dalam sepekan terakhir, Rizieq dilaporkan oleh Jaringan Intelektual Muda Anti Fitnah (JIMAF) dan Solidaritas Merah Putih (Solmet) atas isi ceramahnya yang menyebut ada logo palu arit pada uang baru yang dikeluarkan Bank Indonesia.

Rizieq sendiri berencana melaporkan Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo dan Menteri Keuangan Sri Mulyani ke Mabes Polri terkait logo mirip palu arit pada cetakan uang baru itu.

Gubernur BI dan Menkeu dianggap bertanggung jawab karena turut membubuhkan tanda tangan pada uang baru tersebut.

Rizieq juga akan melaporkan Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) dan desainer logo itu.(Nibras Nada Nailufar)

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved