Benua-benua di Bumi akan Tergabung Lagi Menjadi Satu
Walau sejak kita lahir bentuk bumi sudah seperti ini, ratusan juta tahun yang lalu bumi sebenarnya hanya terdiri dari satu daratan yang sangat luas.
POSBELITUNG.COM - Saat ini daratan di bumi terbagi atas sejumlah benua yang dipisahkan oleh samudera nan luas.
Walau sejak kita lahir bentuk bumi sudah seperti ini, ratusan juta tahun yang lalu bumi sebenarnya hanya terdiri dari satu daratan yang sangat luas.
Menurut para ilmuwan, suatu hari nanti hal ini akan terjadi lagi.
Pandangan tentang kondisi masa lalu, masa kini, dan masa depan bumi ini dieksplorasi oleh Alexandra Witze. Witze berkata bahwa ada sejumlah bukti yang mendetail bahwa dulunya bumi hanya terdiri dari daratan yang sangat luas saja.
Ia juga kemudian menjelaskan bahwa kelak bumi akan tergabung menjadi satu benua yang besar lagi dalam waktu kurang lebih 50 hingga 200 juta tahun dari sekarang.
Zaman dahulu, diketahui ada lebih dari satu benua yang berukuran sangat besar. Salah satu yang paling terkenal adalah Pangaea yang dipercaya ada sejak 400 hingga 200 juta tahun lalu.
Fakta bahwa bumi tergabung inilah yang menjelaskan mengapa fosil dinosaurus yang sama bisa tersebar di seluruh dunia.
Dua benua lain yang diketahui dulu ada di bumi adalah Rodinia (ada kurang lebih 1,3 milyar tahun lalu hingga 750 juta tahun lalu) dan Nuna (ada sekitar 1,4 milyar tahun lalu).
Berdasarkan data yang menunjukkan bahwa Samudera Pasifik telah mengecil, sejumlah peneliti berpikir bahwa Amerika Utara dan Asia kelak akan bersatu kembali dan membentuk benua Amasia.
Hal ini memang tak bisa dipastikan saat ini, namun ada juga yang berpendapat bahwa benua Amasia dapat terbentuk dari gabungan Amerika dan Asia gegara Laut Arktik menyusut.
Geologis bernama Ross Mitchell dari Curtin University, Perth, Australia, berkata bahwa semua teori itu sekarang masih sekadar spekulasi. Memang selalu ada bukti dan data ilmiah yang akurat, namun apakah semua itu akan sungguh terjadi belum bisa dipastikan sekarang.
Teori akan adanya Amasia ini bukanlah satu-satunya hipotesis yang pernah dibuat oleh kaum cendekiawan tentang masa depan bumi.
Ada hipotesis lain yang berkata bahwa kelak di masa depan akan terbentuk benua baru yang besar dan dinamai Pangaea Ultima.
Benua ini akan terbentuk ketika Samudera Hindia dan Samudera Pasifik telah mendekatkan Amerika dengan Afrika serta Eropa. Ketiga benua ini akan menjadi satu lagi menjadi satu lempengan tanah yang besar.
Disamping itu, akan terbentuk juga Novopangaea yang merupakan gabungan dari Australia dan Asia Tenggara.
Dugaan bahwa benua-benua di bumi selalu bergerak sendiri juga tidak terlalu kontroversial. Amerika dan Eropa memang selalu bergerak beberapa centimeter setiap tahunnya.
Walau begitu, mungkin masih terlalu awal bagi kita untuk memastikan apakah memang kelak di masa depan seluruh daratan di bumi akan tergabung-gabung kembali seperti pada masa lalu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/kawah_20170116_114454.jpg)