Bupati Belitung: Suku Sawang Harus Dilestarikan

Pria paruh baya yang hanya tinggal sebatang kara itu, semula hanya menempati gubuk yang menyerupai kandang ayam.

Bupati Belitung: Suku Sawang Harus Dilestarikan
Pos Belitung/Disa Aryandi
Capt foto : Bupati Belitung, Sahani Saleh dan Kepala Detasemen B Pelopor Bangka Belitung, AKBP Wahyu Dharmalaksana ketika membuka kunci rumah baru tetua suku sawang, Kamis (19/1/2017). Pos Belitung/Disa Aryandi

Laporan Wartawan Pos Belitung, Disa Aryandi

POSBELITUNG.COM, BELITUNG -- Suku sawang merupakan suku laut, yang kini ada di Negeri Laskar Pelangi. Suku ini biasa melestarikan adat budaya Buang Jong, dan hingga kini masih terus eksis dikembangkan sebagai bentuk mendorong pariwisata.

Bupati Belitung, Sahani Saleh (Sanem) mengatakan, pembuatan rumah permanen oleh Detasemen B Pelopor Polda Bangka Belitung (Babel) dan Gabungan Pecinta Alam Belitong (Gapabel) menjadi salah satu cikal bakal pelestarian suku sawang.

Pasalnya rumah yang dibangun secara sederhana itu, merupakan milik Tetua Suku Sawang atau dukun Suku Sawang, Kek Awang (80). Pria paruh baya yang hanya tinggal sebatang kara itu, semula hanya menempati gubuk yang menyerupai kandang ayam.

"Nah mudah-mudahan melalui bedah rumah ini, yang dilakukan secara sukarelawan. Kek Awang bisa terus melestarikan suku sawang, karena suku ini hanya ada di Belitong," kata Sahani Saleh (Sanem) kepada Posbelitung.com, Kamis (19/1/2017).

Menurut Sanem, kelestarian terhadap suku sawang memang sangat diperlukan bagi daerah pariwisata. Pasalnya adat istiadat mereka, masih melekat dengan pasisir laut dan menjadi budaya yang sangat dicari oleh wisatawan.

Sehingga suku ini, merupakan salah satu budaya yang bisa menopang kelestarian pariwisata di Pulau Belitong.

"Saya minta juga turunkan ke Kek Awang, turunkan budaya suku sawang ini kepada orang-orang yang dipercaya, jangan sampai puna. Tarian-tariannya tolong dikembangkan, terutama di Desa Juru Seberang ini," ujarnya.

Sanem tidak memungkiri, Desa Juru Seberang merupakan salah satu tujuan objek wisata budaya suku sawang.

"Maka dari itu masyarakat harus mengembangkan adat-adat dan tarian suku sawang. Karena suku sawang ini bukan hanya cerita saja, tapi perlu dikembangkan kembali," pungkasnya. (*).

Penulis: Disa Aryandi
Editor: edy yusmanto
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved