Breaking News:

Happy Salma Jarang Muncul di Layar Kaca, Ternyata Ini Kesibukannya

Berdagang sudah mendarahdaging, karena sejak di bangku sekolah sudah mulai berdagang di sekolah dan temannya, untuk membatu usaha orang tuanya.

Editor: Rusmiadi
Posbelitung.com/Krisyanidayati
Happy Salma 

POSBELITUNG.COM, BELITUNG -- Jarang muncul di layar kaca dan dunia entertainment, Happy Salmah ternyata punya banyak kesibukan.

Diantaranya eksis berbisnis menjadi pengusaha perhiasan berlabel Tulola Jewerly.

Ia merintis bisnis ini sejak 10 tahun silam bersama sahabatnya, saat ini sudah bisa mempekerjakan 200 orang pegawai.

Ia merintis bisnisnya dari mulai menjajakan dagangannya ke orang-orang, bahkan sempat tak ada yang membeli. Namun hal itu tak lantas membuat dirinya patah semangat mempromosikan produknya.

"Saya coba pemasarannya dengan bawa satu tas yang isinya cincin dan anting, sampel perhiasannya lah. Saya datengin ke teman-teman gak ada yang mau beli. Terus saya berpikir dan akhirnya saya coba bikin pameran perhiasan. Kita coba tawarkan sesuatu yang berbeda bukan hanya sekadar perhiasan tapi ada cerita di balik perhiasan itu," kata Happy saat sesi sharing UMKM Hebat bersama BRI dan Kontan di Hotel Bahamas, Tanjungpandan, Belitung Rabu (18/1/2016).

Happy mengaku termotivasi menjadi pengusaha dari ibunda. Ia belajar dari kegigihan dari sang ibu yang berjuang buat keluarga.

"Saya ingat ibu saya, dia gigih berdagang apa saja yang penting halal. Saya sering ikut dia, karena melihat kegigihannya bisa jadi sukses, bagaimana kerja keras. Sebagai seorang perempuan juga harus pinter cari uang, saya juga mau seperti beliau," ujarnya.

Menurut Happy darah berdagang memang mengalir sejak dirinya masih kecil. Bahkan ia sudah biasa berdagang sejak di bangku sekolah.

Menurutnya, bisnis bukan hanya sekadar untung dan rugi, melainkan juga panggilan hati dan kesukaan terhadap bisnis yang digeluti.

"Di luar profesi ini saya juga seneng dari dagang, dari kecil kalau yang ibu saya punya dagangan saya jualan di sekolah ke ibu teman saya. Tapi balik lagi ya, karena bisnis juga harus pakai hati. saya pernah buka konveksi sama kakak saya tapi hati saya gak di situ, akhirnya gak jalan. Tapi bisnis ini, selain ada peluang dan panggilan hati dan saya suka jadi akhirnya jalan. Saya senang melakukannya," beber ibu satu anak ini. (o2)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved