Breaking News:

VIDEO Detik-detik Siswa SD Ditusuk Kakak Kelas Karena Kerupuk

Kemarin, Kapolres Tanahlaut, AKBP Sentot Adi Dharmawan membesuk korban di ruang perawatan Intan RSUD Hadji Boejasin,Pelaihari, petang.

NET
ILUSTRASI 

POSBELITUNG.COM, BANJARMASIN - Peristiwa kekerasan terhadap anak terjadi di Desa Ranggang, Kabupaten Tanahlaut, Kalsel. Diduga pelaku melukai korban dengan benda tajam jenis pisau dapur.

Korban Rifa (7) kelas I sekolah dasar ditusuk diperut oleh kakak kelas berusia 13 tahun hingga berdarah, setelah sebelumnya, korban diikat kedua tangannya.

Kemarin, Kapolres Tanahlaut, AKBP Sentot Adi Dharmawan membesuk korban di ruang perawatan Intan RSUD Hadji Boejasin,Pelaihari, petang.

Tak hanya melihat kondis korban, Sentot berdialog dengan orangtua korban Syarifuddin dan istri serta memberi korban hadiah boneka beruang warna pink.

Baca: Guru Ngaji Asal Belitung Timur Buka-bukaan Cerita Berangkat Haji Karena Ahok

Syarifuddin (25) warga Desa Ranggang, Kecamatan Takisung, mengaku senang dengan kunjungan orang nomor satu di lingkungan Polres Tanahlaut.

Ia dan istrinya, Vita (20) sudah mendapatkan kepastian bahwa peristiwa tindak pidana kriminal yang dialami anak pertama akan proses sesuai hukum yang berlaku.

"Saya dengan pelaku yang menusuk anak saya itu masih ada hubungan keluarga. Ibu saya dengan ibu Kamal itu masih kerabat dekat, sepupu. Makanya kok tega menusuk anak saya hingga berdarah hanya anak saya tak memberi kerupuk pelaku. Itu kata anaknya dicegat pelaku minta kerupuk. Tak memberi anak saya dikurung di rumah orangtua pelaku," katanya, kemarin.

Syarifuddin mengaku membawa anaknya ke rumah sakit, Selasa (17/1/2017) sekitar pukul 15.30 Wita. Itu karena melihat anaknya terjatuh di depan rumah tetangganya ketika menuju rumah.

Melihat anaknya sempoyongan dan melihat ada bekas sobekan kain di perut anaknya yang berdarah, Syarifuddin bergegas menuju UGD RSUD Hadji Boejasin, Pelaihari.

"Anak saya cerita saat diperjalanan, perutnya luka karena ditusuk oleh Kamal. Ketika itu saya sangat marah dan dendam. Tapi kini tidak lagi karena Kapolres sudah berjanji akan memproses kasus ini," kata warga Jalan Asahan, Desa Ranggang, Kecamatan Takisung ini.

Kasatreskrim Polres Tanahlaut, AKP Ade Papa Rihi mengaku sudah mengamankan pelaku dan memintai keterangan pelaku terkait peristiwa tersebut.(Banjarmasin Post/Mukhtar Wahid)
 

Editor: Edy Yusmanto
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved