Imlek 2568
Harapan Politisi Jimmy Tjong Pada Imlek 2568 Untuk Belitung Timur
Tak banyak etnis keturunan yang berani, ataupun setidaknya memiliki minat terjun ke dunia politik.
Penulis: Dedi Qurniawan | Editor: Rusmiadi
Laporan Wartawan Pos Belitung, Dedy Qurniawan
POSBELITUNG.COM, BELITUNGTIMUR -- Tokoh masyarakat Tionghoa di Belitung Timur (Beltim) yang juga akan merayakan Imlek 2568, bertepatan pada 28 Januari mendatang, adalah Jimmy Tjong.
Dia adalah politisi Hanura yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Beltim.
Jimmy membenarkan, tak banyak etnis keturunan yang berani, ataupun setidaknya memiliki minat terjun ke dunia politik.
Sebagai etnis Tiong Hoa yang sekaligus seorang politisi, Jimmy lebih memilih melihat kancah perpolitikan ini secara nasional atau tak terbatas hanya pada wilayah Beltim
Apalagi saat ini, suasana Imlek berbarengan dengan suasana Pilkada Serentak 2017 ini.
Dia mengakui, meskipun tidak vulgar, adanya sentimen etnis sebagai alat propaganda politik praktis untuk mencapai kekuasaan itu ada dan diakui terasa.
"Padahal kalau menurut kami, yang sudah berkecimpung di dunia politik, bangsa ini sudah bagus, dan baik. Semua punya pandangan sendiri, dan diakui sebagian ada perasaan was-was soal sentimen etnis ini. Tapi kita yakin, bangsa ini, seluruh suku, seluruh etnis di Indonesia memiliki konsesus bersama yang harus dijaga ketimbang hanya nafsu sebuah kekuasaan yang periodik. Ada yang lebih luhur dan adihulung dari sekadar itu. Konsesus bersama dan selama-lamanya itu adalah Indonesia. Kita adalah sebuah bangsa besar, megah, dan kaya dengan kerangka ayau bingkai kokoh bernama Bhineka Tunggal Ika," beber Jimmy.
Di luar soal suhu politik di tahun baru Imlek 2017, Jimmy mengatakan, Imlek biasanya selalu meriah tiap tahun.
Mereka yang merantau jauh dari keluarga akan kembali untuk berkumpul.
Suasana meriah dan haru itu terasa di tiap keluarga besar etnis Tionghoa di Indonesia, tak terkecuali di Belitung Timur.
"Orang-orang tua di Belitong yang anaknya banyak merantau, ya anak-anaknya pada pulang. Ada juga anak cucunya banyak di Jakarta, ya Imlek di Jakarta. Saya pribadi, saya ke Jakarta, karena adek abang saya di Jakarta, bersama keluarga. Jadi mama saya ikut, cucunya banyak," tutur Jimmy.
Jimmy menjelaskan kumpul keluarga dan makan malam sebelum hari H perayaan Imlek adalah seperti sebuah keharusan.
"Itu boleh dikatakan harus, sebab makan bersama keluarga, berkumpul, pada malam tahun baru," ujar Jimmy.
Soal shio Ayam Api, Jimmy melihatnya sebagai kecocokan dan ketidakcocokan antara shio dengan shio lain.
"Misalnya shio ini tidak cocok dengan ini, ada yang perlu dijaga. Misalnya di bisnis, kesehatan. Saya shio naga, saya melihatnya aman-aman saja. Baguslah," ujarnya.
Jimmy berharap pada Imlek 2017 ini semuanya bisa damai sejahtera dan sehat selalu.
"Dan banyak rezeki hehe," ujarnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/jimmy-tjong_20170121_215555.jpg)