Breaking News:

Breaking News: Kata Kepala Desa Batu Penyu Soal Ambruknya Jembatan

Jembatan di Jalan Sudirman, di Desa Batu Penyu, Kecamatan Gantung Belitung Timur, ambruk,

Penulis: Dedi Qurniawan | Editor: Kamri
Breaking News: Kata Kepala Desa Batu Penyu Soal Ambruknya Jembatan
(facebook/istimewa)
Jembatan ambruk di Desa Batu Penyu, Kecamatan Gantung, Belitung Timur, Minggu (22/1/2017). (facebook/istimewa)

Laporan Wartawan Pos Belitung, Dedy Qurniawan

POS BELITUNG.COM, BELITUNG - Kepala Desa Batu Penyu Fillipturi menjelaskan air yang mengalir di bawah jembatan Desa Batu Penyu yang ambruk, Minggu (22/1/2017) maghrib tadi, cukup dalam.

Jembatan diduga tak mampu menahan debit air yang deras.

"Air itu aliran dari Desa Batu Penyu yang mengalir ke Sungai Gantung," kata dia saat dihubungi Pos Belitung, Minggu (22/1/2017) malam.

Baca: Breaking News : Tergerus Air, Jembatan di Desa Batu Penyu Ambruk

Baca: Delapan Besar Liga Desa Beltim 2017 Dipertandingkan Besok, Catat Jadwal Pertandingannya

Baca: Desa-desa Ini Genggam Tiket Delapan Besar Liga Desa Beltim 2017

Baca: Breaking News: Begini Kronologis Kecelakaan Beruntun di Simpang Tiga Menewaskan Penjual Mie Ayam

Fillipturi mengatakan tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Pihaknya sudah berkoordinasi ke Dinas Pekerjaan Umum pasca-kejadian tersebut.

"Ini jalan provinsi. Jalan sudah kami pasang portal, jangan sampai orang lewat. Kami sudah laporkan ke DPU Beltim, dan mungkin sudah diteruskan ke provinsi juga. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa," beber Fillipturi.

Sebelumnya, Jembatan di Jalan Sudirman, di Desa Batu Penyu, Kecamatan Gantung Belitung Timur, ambruk, Minggu (22/1/2017) magrib tadi.

Jembatan itu adalah jembatan di akses jalan utama yang menghubungkan Desa Gantung-Batu Penyu menuju Jangkar Asam, Limbungan, Lilangan, dan seterusnya menuju ke Kecamatan Dendang.

Jembatan putus total tak bisa dilewati.

Tampak aspal yang melapisi jembatan patah dna jatuh ke sungai yang mengalir di bawahnya. (*)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved