VIDEO Serunya Berburu Oleh-oleh Khas Belitung di Pantai Tanjung Kelayang

Mereka membawa sejumlah sejumlah olahan hasil laut. Seperti beragam jenis ikan asin, terasi, kerupuk mentah, bahkan teripang.

Penulis: Novita |
Pos Belitung/Novita
Seorang pengujung melihat-lihat aneka oleh-oleh hasil olahan laut yang dijual oleh penjual oleh-oleh keliling di Pantai Tanjungkelayang, Selasa (24/1). Pos Belitung/Novita 

Laporan wartawan Pos Belitung Novita

POS BELITUNG.COM, SIJUK-- Belitung dikenal sebagai destinasi wisata bahari. Oleh-oleh khasnya pun masih berhubungan hasil laut.

Nah, mencari oleh-oleh khas Belitung tak mesti ke toko-toko oleh-oleh. Penjual oleh-oleh keliling pun bisa mudah ditemui di sejumlah lokasi wisata di Belitung.

Di Pantai Tanjungkelayang (Kecamatan Sijuk), misalnya. Pada Selasa (24/1/2017) sore terlihat sejumlah penjual oleh-oleh keliling di sekitar Pendopo Tanjungkelayang.

Mereka membawa sejumlah sejumlah olahan hasil laut. Seperti beragam jenis ikan asin, terasi, kerupuk mentah, bahkan teripang.

Pengunjung melihat-lihat aneka oleh-oleh belitung
Pengunjung melihat-lihat aneka oleh-oleh belitung

Wahyu, adalah satu di antara penjual keliling yang menawarkan olahan hasil laut di area Pantai Tanjungkelayang.

Lelaki yang mengenakan jaket merah ini sudah beberapa tahun belakangan menjalani profesi penjual oleh-oleh keliling.

Dia menawarkan dagangannya kepada wisatawan yang berkunjung ke lokasi tersebut.

Aneka olahan hasil laut yang telah dikemas, disimpan dalam ambong pempang (keranjang pempang) yang ditaruh di bagian belakang sepeda motornya. Biasanya Wahyu berjualan di Pantai Tanjungkelayang dan Tanjung Tinggi.

"Ini ada yang ngambil dari pembuatnya langsung," kata Wahyu kepada posbelitung.com, Selasa (24/1/2017) tentang produk-produk yang dijualnya.

Produk yang dijual harganya beragam. Mulai Rp 20.000/kilogram untuk ikan asin kerisi, bahkan hingga Rp 1,5 juta untuk teripang.

Hasil penjualan oleh-oleh ini diakui cukup lumayan oleh Wahyu. Seperti di Selasa siang dia telah memperoleh sekitar Rp 200.000. Namun pernah juga dalam sehari dia tidak berhasil menjual satu pun.

"Pernah juga tidak ada yang laku satu pun," ucapnya. (vid)

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved