Breaking News:

Jadi Polisi Gadungan, Muncikari Ini Peras WNA usai Bercinta

Pemuda berinisial S (42) itu berpura-pura menjadi anggota Polri untuk memeras WNA Timur Tengah yang menikmati jasa pelayanan esek-esek.

Editor: Edy Yusmanto
Kompas.com
Ilustrasi pekerja seks komersial. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Teuku Muh Guci S

POSBELITUNG.COM, CIANJUR - Polisi menangkap seorang pemuda yang diduga memeras warga negara asing (WNA) asal Timur Tengah.

Pemuda berinisial S (42) itu berpura-pura menjadi anggota Polri untuk memeras WNA Timur Tengah yang menikmati jasa pelayanan esek-esek.

S ditangkap Perumahan Villa Kota Bunga, Desa Sukanagalih, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, Jumat (27/1/2017) pukul 01.00 WIB.

Warga Kampung Sukagalih, Desa Sukagalih, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, itu ditangkap tanpa melakukan perlawanaan.

"Jadi tersangka menginstruksikan setiap PSK untuk berpura-pura menjadi korban kekerasan sehabis melayani WNA asal Timur Tengah," kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Yusri Yunus, kepada wartawan melalui pesan singkat, Minggu (29/1/2017).

Para PSK itu, kata Yusri, berpura-pura menghubungi kepolisian. Lantas S datang dan mengaku sebagai anggota Polri.

Para korbannya diancam akan ditangkap jika tidak menyerahkan sejumlah uang yang diminta.

"Hasil dari kejahatan pemerasan yang didapat dari para korban bervariasi. Ada yang Rp 15 juta, Rp juta, Rp 1,5 juta, dan Rp 8 juta," kata Yusri.

Berdasarkan hasil pemeriksaan tersangka sudah beraksi sebanyak empat kali.

Tersangka ternyata juga seorang muncikari yang menawarkan PSK di kawasan Villa Kota Bunga. Ia pun ditangkap polisi bersama empat PSK di dalam kendaraan di kawasan Villa Kota Bunga.

"Tersangka memang sengaja menyasar WNA asal Timur Tengah yang menginap di Komplek Villa Kota Bunga, Kabupaten Cianjur," kata Yusri.

Yusri mengatakan, S kini ditahan di Markas Polres Cianjur. Petugas juga menyita sejumlah barang bukti yang merupakan alat kejahatan S. Sedangkan empat PSK yang ditangkap bersama S masih berstatus menjadi saksi.

"Kasus ini terungkap setelah Satreskrim Polres Cianjur melakukan penyelidikan ke perumahan Villa Kota Bunga," kata Yusri.

Adapun S dikenakan pasal 368 KUHPidana yang ancamannya hukuman penjara di atas lima tahun. (cis)

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved