Penanganan Kasus Arisan DSP Rumit, Polisi Lakukan Ini
Pasalnya, ada siklus antara nasabah yang menyetor kepada member, kemudian member kepada admin, dan admin kepada owner DSP.
Penulis: Dedi Qurniawan |
Laporan Wartawan Pos Belitung, Dedy Qurniawan
POSBELITUNG.COM, BELITUNG TIMUR - Kepala Polisi Resort (Kapolres) Belitung Timur (Beltim) AKBP Nono Wardoyo mengatakan, sampai Senin (6/2/2017) siang, laporan dari nasabah arisan Destari Sulius Putri (DS) yang masuk ke Polres Beltim masih sama seperti Sabtu (4/2/2017) malam sebelumnya, yakni enam laporan.
"Belum ada (laporan yang bertambah)," ujar Nono kepada Pos Belitung, Senin (6/2/2017).
Nono menjelaskan, pihaknya harus melakukan sejumlah tahapan yang panjang dalam penanganan kasus ini.
Pasalnya, ada siklus antara nasabah yang menyetor kepada member, kemudian member kepada admin, dan admin kepada owner DSP.
Semuanya, ujar Nono, saling berhubungan dan pemeriksaan akan dilakukan dari bawah (nasabah).
Polanya adalah nasabah melaporkan member yang kemudian memberikan keterangan bahwa uang setoran disetorkan kepada owner DSP melalui admin.
"Prosesnya akan panjang. Pihak-pihak terkait mohon bersabar karena inilah proses yang harus dilewati," katanya.
Sejak kasus ini mencuat, Nono mengatakan pihak Ditreskrimsus Polda Babel juga telah turun ke Polres Beltim untuk mem-backup penanganannya.
"Jadi ini juga masuk bagian tugas rekan-rekan kami di Polda. Mudah-mudahan ini bisa membuat terang perkara ini. Prosesnya panjang. Kami tidak mau memperlambat, kami akan memproses cepat. Dengan laporan yang adapun, saat ini penyidik sudah terus bekerja, mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah ada kejelasan. Kami masih mengejar (aliran) ke mana dana yang sudah dihimpun owner dan member," beber Nono.
Sekadar informasi, nasabah arisan DSP selalu disebut-sebut mencapai 3000 orang.
Selain itu, Nono juga menanggapi informasi yang beredar bahwa setoran total nasabah DSP mencapai Rp 20 miliar.
Menurut Nono, pihaknya sendiri tidak bisa memastikan besaran total tersebut karena rumitnya kasus ini.
"Informasinya seperti itu. Bisa segitu bisa lebih. Angka pastinya, kami tidak tahu. Karena ini laporannya orang per orang, pribadi per pribadi. Contohnya, orang beramai-ramai datang ke Polres Beltim, hingga kemarin, baru enam yang melaporkan," ujar Nono.
Nono mengatakan, pihaknya akan tetap hati-hati dalam melakukan penyelidikan kasus ini.
"Artinya, bahwa semua barang, semua benda yang berkaitan dengan tindak pidana, akan kami lakukan penyitaan, tapi itu harus berangkat dari laporan terlebih dahulu. Misalnya, nasabah melapor menyetor ke member A, kami akan periksa di sana dulu, bagaimana prosesnya, transaksinya, sampai kemudian ada janji uang berlipat-lipat itu,"beber Nono.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/arisan-dsp_20170204_205622.jpg)