Breaking News:

Hari Pers Nasional

Harian Kompas Terima Penghargaan Pelopor Humanisme Kebangsaan

Humanisme kebangsaan adalah nilai-nilai kemanusiaan yang diperjuangkan dalam bingkai Indonesia sebagai bangsa.

Editor: Edy Yusmanto
KOMPAS.COM/HERU MARGIANTO
Harian Kompas mendapat penghargaan sebagai media pelopor humanisme kebangsaan. Penghargaan diberikan dalam rangkaian Hari Pers Nasional yang berlangsung di Ambon, Maluku, Kamis (8/2/2017) malam. 

POSBELITUNG.COM, AMBON - Harian Kompas mendapat penghargaan sebagai media pelopor humanisme kebangsaan. Penghargaan diberikan dalam rangkaian Hari Pers Nasional di Ambon, Maluku, Rabu (8/2/2017) malam. 

Humanisme kebangsaan adalah nilai-nilai kemanusiaan yang diperjuangkan dalam bingkai Indonesia sebagai bangsa. Kompas sejak awal berdirinya bercita-cita menjadi koran yang inklusif, mengatasi semua golongan, dan menjadi suara bagi masyarakat Indonesia.

Pandangan tentang humanisme kebangsaan dapat diikuti secara konsisten dalam tajuk rencana yang ditulis oleh pendiri harian Kompas Jakob Oetama. Nilai itu kemudian diwariskan secara turun temurun kepada generasi-generasi penulis tajuk berikutnya. 

Tajuk Kompas pertama yang tercatat mengangkat tema humanisme adalah yang dimuat pada 10 Juni 1969 dengan judul "Humanisme Pancasila".

Dalam tajuk itu ditulis, "Tanggapan yang menonjolkan perbedaan, melupakan persamaan yang amat fundamental. Yaitu bahwa si A, si B, dan si C yang berbeda suku bangsa, keturunan, agama, tingkatan sosial, semuanya adalah manusia Indonesia. Manusia Indonesia yang mempunyai martabat sama, memiliki satu aspirasi yaitu membuat dirinya dan sesamanya menikmati kesejahteraan di Indonesia."

Wakil Pemimpin Umum Harian Kompas Rikard Bagun dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa cita-cita Jakob Oetama tidak hanya disuarakan Kompas, tapi juga diwujudkan di kantor Kompas di Palmerah.

"Kompas adalah Indonesia kecil. Di tempat kita ada perwakilan dari Sabang hingga Merauke," kata Rikard.

Selain Harian Kompas, penghargaan juga diberikan kepada Majalah Tempo sebagai pelopor jurnalisme investigasi, Femina (pelopor media wanita), dan Radio Suara Surabaya (pelopor jurnalisme warga).

Puncak peringatan Hari Pers Nasional akan dilangsungkan Kamis (9/2/2016) di Lapangan Tantui, Ambon. Presiden Joko Widodo sudah bertolak dari Jakarta untuk menghadiri acara tersebut.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved