Breaking News:

Kisah Anak Tukang Masak Jadi Kepala Teknisi Boeing di AS, Beli Rumah Rp 5,5 M Saat Muda

Pada umur 24 tahun, ia sudah mampu membeli rumah seharga 500 ribu dolar (Rp5,5 miliar) AS di Clifton, New Jersey.

Istimewa 

Ini adalah salah satu perguruan tinggi aviasi dan engineering yang mendapat pengakuan dari FAA.

Ia pun lulus tahun 2002 dengan mengantongi ijazah Bachelor of Science bidang Aeronautical Engineering.

Apa yang menyebabkannya tertarik pada dunia penerbangan?

Dengan mata berbinar ia menjawab, “Dunia engineering khususnya perawatan pesawat terbang telah menarik minat saya sejak kecil. Enggak tahu kenapa, pokoknya saya suka pekerjaan perawatan pesawat, mulai dari perawatan mesin hingga software avionik pesawat. Semua,” ujarnya.

Di pekerjaannya saat ini ia pun amat menikmatinya. Terlebih dari sisi pendapatan pun sudah sangat mencukupi diri dan keluarganya.

Berapa memang gajinya? Ia awalnya ragu-ragu menjawab.

Namun setelah membeberkan, Angkasa berani menyebut kalau gajinya tersebut lebih besar dari gaji pilot paling senior di maskapai Garuda Indonesia.

“Well, United Airlines adalah tempat yang sangat enak untuk bekerja. Saya amat menikmati pekerjaan saya,” ujar Rizqi yang beraksen kental orang Amerika dan lebih fasih berbicara dalam Bahasa Inggris.

Selain gajinya yang besar, berbagai fasilitas yang didapatkan pun sangat banyak.

“Setahun saya dapat cuti dua bulan. Kalau nanti bekerja sudah di atas 10 tahun, jatah cuti bisa tiga sampai lima bulan setahun. Dan itu dibayar oleh perusahaan,” ujarnya.

Halaman
1234
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved