Jalan Cendil-Sungai Padang Rusak, Wabup Beltim: Itu Insha Allah Segera Diperbaiki

Tapi setelah dipelajari dan dikonsultasikan dengan Kementerian Kehutanan, status jalan yang dinilai rusak parah tersebut sebenarnya tidak bermasalah

Penulis: Dedi Qurniawan |
IST
Jalan di perbatasan dua kabupaten, Desa Cendil (Beltim) dan Desa Sungai Padang (Belitung) tampak rusak parah. 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Dedy Qurniawan

POSBELITUNG.COM, BELITUNG TIMUR - Wakil Bupati Beltim Burhanudin (Aan) membenarkan upaya perbaikan jalan perbatasan Kabupaten Belitung Timur yang menghubungkan Desa Cendil (Beltim) dengan Desa Sungai Padang (Belitung) sempat terkendala kawasan hutan.

Tapi setelah dipelajari dan dikonsultasikan dengan Kementerian Kehutanan, status jalan yang dinilai rusak parah tersebut sebenarnya tidak bermasalah.

Karena itu, Aan menyebut jalan tersebut diupayakan untuk segera diperbaiki.

"Itu insha Allah akan segera diperbaiki," ujar Aan kepada Pos Belitung, Jumat (24/2/2017)

Dia menjelaskan, jalan yang sudah eksis atau telah ada sebelum berlakunya UU Nomor 41 tahun 1999 tentang Kehutanan, tidak masalah untuk diperbaiki atau dibangun.

Menurut Aan, jalan di Desa Cendil, baik yang tujuan ke arah Pantai Batu Pulas ataupun ke arah Desa Sungai Padang adalah jalan yang sudah ada sebelum berlakunya UU tersebut.

"Itu jalan sudah lama, sejak saya masih kecil juga sudah ada. Ke arah Batu Pulas itu kepentingannya untuk pengembangan pariwisata," ujar mantan Kepala Bappeda Beltim itu.

Aan membenarkan, beberapa waktu lalu, sejumlah pihak mempetanyakan upaya pemda untuk memperbaiki jalan tersebut.

"Tapi prinsipnya setelah kami pelajari dokumennya dan hasil hasil konsultasi dengan kementerian, itu tidak masalah. Tinggal menunggu kemampuan Pemda. Insha Allah 2018, kalau ABT dapat anggaran dari pusat kenapa tidak, atau bisa dari APBD Provinsi karena itukan penghubung antar kabupaten," beber Aan.

Selain itu, Aan menambahkan, kasus serupa tapi tak sama terjadi pada jalan perbatasan di Jangkang-Kembiri.

Pembangunan jalan yang berbenturan dengan kawasan hutan ini juga sudah dibahas bersama stakeholder terkait di Universitas Bangka Belitung (UBB) dan tim Kemenhut.

Pemkab Belitung dan Beltim memiliki kepentingan untuk mendukung KEK Pariwisata Pulau Belitong di jalan Jangkang-Kembiri tersebut.

"Seperti contoh jalan perbatasan Jangkang-Kembiri, itu sudah kami usulkan untuk pinjam pakai ke Kemenhut, karena Belitung sudah membuka jalan ke kembiri, dan itu terhenti karena terbentur kawasan hutan. Itu untuk apa, untuk mendukung KEK Pariwisata Belitong".

"Jadi dari barat ke timur, timur ke selatan, selatan ke utara, itu semua ada jalan lingkar. Yang berbenturan dengan kawasan kami akan usulkan izin pinjam pakai, dan itu sudah kami proses, tinggal nanti pendekatan secara adminstratif yang sudah dilakukan pemda dan akan kami presentasikan," papar Aan.

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved