Breaking News:

Abdullah tak Sadarkan Diri Saat Ritual Buang Jong Suku Sawang

Matanya terpejam dan kepalanya terikat kait berwarna putih. Sesekali kepalanya bergoyang mengikuti irama dari gendang yang ditabuh

Posbelitung.com/Dedy Qurniawan
Tarian dari rangkaian ritual Buang Jong Suku Sawang yang digelar di perkampungan Suku Sawang, Desa Selinsing, Kecamatan Gantung, Belitung Timur, Sabtu (25/2/2017) malam. 

"Setelah rangkain ini, mereka akan menari sampai pagi. Tari bebas dalam keadaan sadar, kemudian pagi harinya melarungkan Jong (replika perahu hias) ke laut (Pantai Mudong). Kemudian setelah itu mereka biasanya akan melakukan "Bedaek" itu ucapan syukur seperti begendang, bebalas pantun. Santai sambil duduk," beber lelaki berkacamata itu.

Ke 'Pulau Taun' merupakan satu dari sejumlah sesi dari ritual Buang Jong.

Sesi tradisi ritual Buang Jong lainnya adalah Naik Jitun yang menampilkan seorang pemuda yang kerasukan dan memanjat tiang pohon pinang.

Ada pula sesi Mancing, Numbak Duyong, Main Ancak, dan Tari Sampan Geleng--yang semuanya menggambarkan aktifitas melaut Suku Sawang atau yang juga dikenal Suku Laut atau Suku Sekak.(*)

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: Rusmiadi
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved