Kecelakaan Avanza di Tanjungtinggi, Wely: Adik Saya tak Bisa Nyetir

KR meninggal dunia ditempat, akibat kecelakaan lalu lintas (lakalantas) tunggal mobil minibus Avanza BN 1035 LX, di ruas jalan raya Tanjungtinggi

Kecelakaan Avanza di Tanjungtinggi, Wely: Adik Saya tak Bisa Nyetir
dokumentasi
Petugas Satlantas Polres Belitung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Tanjungtinggi Dusun Kampung Baru, Desa Keciput, Kecamatan Sijuk, Belitung pada hari Jumat (24/2/2016) 

Laporan wartawan Pos Belitung, Rusmiadi

POSBELITUNG.COM, BELITUNG - Jenazah pelajar SMK Yaperbel 2 Tanjungpadan berinisial Kr (17) rencananya akan dimakamkan pada hari Senin besok (27/2/2017), di tempat pemakaman umum (TPU) Kristiani di Pilang, Kecamatan Tanjungpandan.

Kr meninggal dunia ditempat, akibat kecelakaan lalu lintas (lakalantas) tunggal mobil minibus Avanza BN 1035 LX,  di ruas jalan raya Tanjungtinggi Dusun Kampung Baru, Desa Keciput, Kecamatan Sijuk, Belitung pada hari Jumat (24/2/2016) sore.

Dalam peristiwia lakalantas tunggal itu, Kr ada di dalam mobil bersama dengan dua rekannya Jo (17) dan Ni (17) yang mengalami luka dan dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan.

"Kami sedang berduka, tapi kami ingin memberikan klarifikasi terkait kecelakaan ini, kalau adik kami bukan yang nyetir saat itu. Karena adik saya tidak bisa nyetir mobil. Kami dari pihak keluarga mau mengklarifikasi itu saja, kami tidak menuduh siapa yang menyetir, karena tidak tahu siapa yang nyetir dan adik saya memang tidak bisa menyetir, mana mungkin bisa bawa mobil," kata Wely Eka Prasetya, abang kandung Kr saat mendatangi kantor Pos Belitung, Minggu (26/2/2017).

Wely datang bersama dengan adik bungsu dan kerabat keluarganya, menceritakan bagaimana kondisi adiknya saat sebelum berangkat dari rumah, dijemput dua temannya dengan menggunakan mobil tersebut.

Baca: Firasat Orang Tua Sebelum Anaknya Tewas Lakalantas di Jalan Tanjungtinggi

Ia juga memperlihatkan foto posisi terakhir adiknya saat di dalam mobil, berada di sela bangku barisan tengah di belakang bangku sopir, dengan kondisi bersimbah darah dan sudah tidak bernyawa lagi.

Seperti diberitakan sebelumnya, mobil Avanza berwarna abu-abu dengan nopol BN 1035 LX melaju dari Tanjungtinggi menuju Tanjungpandan.

Mobil yang berisi tiga pelajar ini mulai oleng ke kiri jalan, hingga keluar dari aspal badan jalan.

Tepat di depan SD Negeri 15 Sijuk, Desa Keciput, Kecamatan Sijuk, mobil sudah keluar dari badan jalan dan bagian samping kiri mobil menabrak batu di pinggir jalan.

Lalu menghantam tembok beton pagar pekarangan warga dan tiang listrik. Namun mobil masih tetap melaju kembali ke badan jalan.

Tapi kembali oleh dan keluar badan jalan, lalu menabrak pagar beton di halaman rumah warga setempat.(*)

Penulis: rusmiadi
Editor: rusmiadi
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved