Breaking News:

Belasan Ribu BPJS Kesehatan Warga Beltim Tak Aktif, Kepala Bapppeda: Sudah Dikoordinasikan

pihaknya sudah mengkoordinasikan persoalan tak aktifnya belasan ribu kepesertaan BPJS Kesehaan warga Beltim.

Penulis: Dedi Qurniawan |
KOMPAS.com/SRI LESTARI
Ilustrasi - Kartu BPJS Kesehatan. 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Dedy Qurniawan

POSBELITUNG.COM, BELITUNG TIMUR - Kepala Badan Perencanaan Pembangunanan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP4D) Belitung Timur Peris Nainggolan mengatakan, pihaknya sudah mengkoordinasikan persoalan tak aktifnya belasan ribu kepesertaan BPJS Kesehaan warga Beltim.

Hal itu ia sampaikan saat ditanyakan progres pemutakhiran Basis Data Terpadu (BDT) Beltim.

"Sudah dikoorinasikan dengan Dinas Sosial serta data Basis Data Terpadu (BDT). Perihal data dan eksekusi (koordinasinya) dengan Dinas Sosial dan eksekusi Rp 6,6 M itu dengan Dinkes. Ya (temasuk soal MoU dengan BPJS Kesehatan)," kata Peris melalui aplikasi WhatsApp, Senin (27/2/2017).

Ketua Komisi III DPRD Belitung Timur Ardian menyoroti persoalan BPJS Kesehatan bagi belasan ribu warga Belitung Timur melalui skema Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBD Beltim 2017.

Setidaknya ada sekitar 24 ribu warga Beltim yang mendapatkan tanggungan kepesertaan melalui APBD Beltim 2017 senilai Rp 6,6 M.

Namun, dari jumlah tersebut, dinyatakan hanya sekitar 6000 BPJS Kesehatan warga Beltim yang aktif.

Belasan ribu BPJS Kesehatan warga Beltim lainnya tak aktif karena adanya pemutakhiran Basis Data Terpadu (BDT) oleh Pemkab Beltim.

"Katanya dasarnya dari BDT (Basis Data Terpadu) yang diolah oleh Bappeda dan Dinas Sosial (data 24 ribu warga) itu tidak sesuai. Yang seharusnya mampu dikatakan tidak mampu. Nah data ini dkeluarkan dari data awal yang 24 ribu itu," beber Ardian kepada Pos Belitung di Gedung DPRD Beltim, Senin (27/2/2017).

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved