Breaking News:

Kapal Luar Negeri Enggan Sandar Bila Pelabuhan Tidak Rapi Meski Berstandar Internasional

Kata Muas, jika nantinya kondisi pelabuhan itu tidak bisa menerapkan aturan baru, akan terdapat dampak yang cukup besar bagi daerah.

Penulis: Disa Aryandi |
Pos Belitung/Dede Suhendar
Truk Assapel tengah melintas di Gerbang Pelindo II Tanjungpandan, Jumat (8/4/2016). 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Disa Aryandi

POSBELITUNG.COM, BELITUNG -- Jika Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II Tanjungpandan, Belitung yang kini sudah berstatus internasional, maka penerapan beberapa aturan standar pelabuhan dunia harus sudah dilakukan sejak sekarang.

Peraturan baru itu, salah satunya untuk membentuk pelabuhan tersebut menjadi tertata, memiliki kerapian, dan tertib ketika melakukan aktivitas bongkar muat.

"Kita tetap akan lakukan aturan itu, karena sudah diverifikasi oleh Kementerian Perhubungan, dan harus dijalani karena sudah menjadi standar dunia," ungkap Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas V Tanjungpandan, Capt Muas Effendi kepada posbelitung.com, Rabu (1/3/2017).

Kata Muas, jika nantinya kondisi pelabuhan itu tidak bisa menerapkan aturan baru, akan terdapat dampak yang cukup besar bagi daerah.

"Soalnya kalau kapal asing mau sandar, kondisi tidak tertib atau tidak rapi, mereka tidak mau sandar kesini. Nah itu dampaknya, ekonomi di daerah tidak masuk nanti," bebernya.

Muas menginginkan, penataan pelabuhan dan ketertiban pelabuhan menjadi nilai plus. Sehingga ini menjadi perihal yang luar biasa.

"Tentunya dengan kondisi aman, itu yang harus dimengerti. Jangan sampai nanti tidak mengetahui dampaknya seperti apa, kami tidak mempersulit tapi hanya ingin merapikan saja," jelasnya. (*)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved