Hanya Dua Menit Pria Ini Ubah Batu Satam Jadi Cincin (VIDEO)
Menurutnya, dibutuhkan waktu sekitar dua menit untuk menyelesaikan satu buah cincin dengan batu satam.
Laporan Wartawan Pos Belitung, Krisyanidayati
POSBELITUNG.COM, BELITUNG - Sejak dua tahun terakhir Haryanto warga dusun air dekat (Pelataran Tebrong) Desa Simpang, kecamatan Simpang Pesak, Belitung Timur mencoba mengais rezeki dengan menjadi pengepul dan pengrajin batu satam.
Haryanto menceritakan menjadi pengrajin bukanlah hal sulit, ia memperoleh kemampuan itu secara otodidak dengan peralatan sederhana seperti mesin pemotong dan amplas tangannya begitu lincah mengubah batu satam menjadi aksesoris seperti gelang, liontin, dan juga cincin.
"Duak tahun inilah, sudah jadi pencarian karena sudah biasa bisnis, melihat ini peluang bisa dengan modal kecil tapi bisa jalan," katanya.
Menurutnya, dibutuhkan waktu sekitar dua menit untuk menyelesaikan satu buah cincin dengan batu satam.
"Kalau ini gagangnya memang pesan daru luar, jadi kita ngebentuknya sesuai dengan ukuran gagangnya ini, tergantung kita lah teliti atau gaknya. Tapi kalau yang kecil rumit juga," katanya.
Haryanto mengatakan proses membentuk batu satam original menjadi akseroris dilakukan dengan beberapa tahapan yakni dengan menggunakan mesin pemotong untuk memotong satanm yang disesuaikan dengan ring cincin atau rantai kalung, gelang yang sudah disiapkan.
"Kita sesuaikan dengan bentuk ring atau gelangnya, dia semakin kecil semakin rumit, tapi biasanya kalau ringnya besar kita pakai satam yang besar, tergantung permintaan juga," katanya.
Lanjutnya, setelah satam dipotong sesuai dengan bentuk ring, lalu dihaluskan dengan menggunakan amplas. Setelah itu diamsukkan ke dalam ring, kemudia satam itu dikencangkan dengan besi agar melekat pada ring. Setelah itu dicuci dengan menggunakan air detergen dan proses terakhir ialah dicuci dengan air bersih dan dikeringkan.
"Kalau saya tergantung, kalau kira-kira sudah banyak habis saya bikin lagi, tergantung pesanan juga kadang ada yang pesan bawa ring sendiri," katanya.
Biasanya hasil kerajinan yang dibuat Haryanto dititipkan di Galeri untuk dijual ke konsumen, namun tak jarang pula ada yang datang langsung ke rumahnya untuk membeli langsung.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/haryanto-saat-mengolah-batu-satam_20170306_162925.jpg)