Breaking News:

Karakteristik Wisata Belitung Sangat Cocok Bagi Wisatawan Timur Tengah

Djohari menjelaskan Belitung sangat layak menjadi wisata Internasional, ia menilai belitung memiliki letak geografis yang menguntungkan

Pos Belitung/Krisyanidayati
Caption : Ketua Umum Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI), Djohari Somad. Pos Belitung/Krisyanidayati. 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Krisyanidayati

POSBELITUNG.COM, BELITUNG- Ketua Umum Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesian (ASPPI), Djohari Somad mengatakan Belitung merupakan daerah yang tepat untuk dijadikan pilihan investasi pariwisata oleh Raja Salman. Karakteristik potensi alam dan budaya yang dimiliki Belitung bisa dikatakan dapat memenuhi kebutuhan wisatawan dari Timur Tengah.

Djohari menjelaskan Belitung sangat layak menjadi wisata Internasional, ia menilai belitung memiliki letak geografis yang menguntungkan seperti tempatnya yang tidak terlalu besar, tidak ada kemacetan, tidak sekumuh daerah wisata lainnya, jaraknya yang tidak teralalu jauh, jarak tempuh destinasi wisata dekat, pendudukanya ramah dan aman,

Lanjutnya, destinasi wisata yang dimiliki Belitung Potensial seperti pesisir pantai yang panjang dan indah, memiliki kepualauan yang eksotis, bebatuan yang menarik, kuliner yang enak dan halal, dan status bandara yang sudah Internasional dapat membuka akses penerbangan keluar negeri.

"Kecenderungan wisatawan Timur Tengah itu tidak jauh berebeda dengan orang Indonesia, yang beda hanya mereka tidak suka shopping. Mereka lebih senang menikmati pantai atau mengunjungi pulau-pulau, ataupun olahraga air yang tidak terlalu ekstrem. Belitung itu surga banget, saya yakin kalau Raja Arab memilih Investasi disini, ini merupakan suatu kemajuan besar untuk pariwisata Belitung," kata Djauhari saat dihubungi Pos Belitung, Senin (6/3/2017).

Ia menilai Belitung berpotensi untuk memiliki market wisatawan dari Timur Tengah, meskipun saat ini wisatawan Timur belum banyak memilih Indonesia sebagai tempat liburan. Ia tak menampik umumnya wisatawan Timur Tengah umumnya memilih berlibur ke daerah yang dingin seperti Bali itu di Ubud, Bandung, Bogor, Sumatera Barat, Bukit Tinggi.

"Belitung itu sangat cocok untuk dijadikan tempat wisata orang Timur Tengah. Sebetulnya orang Timur Tengah cenderung ke Bali itu hanya sekali, dan jarang kembali karena banyak hal yang tidak sukai seperti nigh club dugem, diving. Mereka tidak terlalu suka beradventure," tambahnya.

Kendati demikian, menurutnya Belitung masih kekurangan untuk pengembangan wisata budaya, dan umumnya wisatawan tidak hanya datang untuk menikmati keindahan alam melainkan juga wisata budaya. Menurutnya, tampilan ini harus dikemas lagi sehingga tidak hanya wisata alam saja yang dikenal melainkan juga wisata budaya Belitung.

"Kekurangan Belitung itu, wisata budayanya masih kurang, Bali itu terangkat karena alam dan budaya Hindu nya, kita kurangnya di pesisir sumatera dan lainnya itu baru berpatokan pada alam saja, maka kalau ada alam dan budaya ini akan menjadi kombinasi yang lengkap. Misalnya, ada satu restoran yang memilki pertunjukkan ataupun menunjukkan kebiasan masyarakat lokal tapi setiap malam, atau tarian dan musik melayu Belitung," katanya.

Editor: Edy Yusmanto
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved