Breaking News:

Cerita Korban Selamat dari Gua Maut Peninggalan Belanda, Ternyata Awalnya Sempat Ragu Masuk

Sebab, selain karena angin memang diketahui belum stabil (aman) untuk turun, kondisi di dalam lubang pun diprediksi banyak air.

Penulis: Dedi Qurniawan | Editor: Edy Yusmanto
Pos Belitung/Dedi Qurniawan
Syafrudin alias Udin (35), satu dari dua korban selamat pada kejadian terjebak di dalam lubang (gua) tambang eks Belanda di kawasan Stoven, Gunong Kik Karak, Desa Senyubok, Kecamatan Kelapa Kampit, Belitung Timur. Bersama korban selamat lainnya, Sulasman, ia dirawat di RSUD Beltim. Foto diambil Kamis (8/3/2017). (POSBELITUNG/DEDY QURNIAWAN) 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Dedy Qurniawan

POSBELITUNG.COM, BELITUNG TIMUR - Lima korban diduga keracunan gas buang mesin Robin saat mencari timah di lubang (gua) eks-tambang Belanda di kawasan Stoven, Gunong Kik Karak, Desa Senyubok, Kecamatan Kelapa Kampit, Belitung Timur, Rabu (8/3/2017) kemarin, ternyata masih satu keluarga.

Hal ini berdasarkan penuturan, satu dari dua korban selamat, Syafrudin alias Udin (35) saat ditemui di ruang Pelawan 1, Ruang Penyakit Dalam, RSUD Beltim, Kamis (9/3/2017) siang.

Udin mengatakan tak ada firasat sebelum peristiwa naas itu terjadi.

Hanya saja, dia mengakui mereka sempat ragu turun ke mulut lubang.

Sebab, selain karena angin memang diketahui belum stabil (aman) untuk turun, kondisi di dalam lubang pun diprediksi banyak air.

"Lah ragu dari pertama masuk. Saling suruh. Lubang itupun sekitar dua minggu itu tidak pernah dituruni. Karena hujan terus, dan air penuh dak dapat masuk. Baru beberapa hari ini bisa dimasuki," ujarnya.

Udin berhasil keluar dai lubang maut eks tambang Belanda sekitar pukul 18.30 WIB.

Ia ditemukan oleh bos yang mempekerjakan mereka berlima yang dinyatakan bernama Tulim.

"Saya yang pertama sekitar setengah tujuh, sekitar jam 20.00 wib baru ramai yang nyari," kata dia.

Halaman
12
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved