Lipsus Gadget

Paket Data Ludes Tersedot untuk Media Sosial

Dominan di Belitung kayaknya paket datanya ya dipakai buat media sosial (medsos). Tapi kayakanya orang-orang di sini juga suka video call, karena...

Pos Belitung/Krisyanidayati
Andri salah satu pengguna wifi corner di Plasa Telkom Tanjungpandan, rabu (8/2/2017. Pos Belitung/Krisyanidayati 

TANJUNGPANDAN, POS BELITUNG - Dominan di Belitung kayaknya paket datanya ya dipakai buat media sosial (medsos). Tapi kayakanya orang-orang di sini juga suka video call, karena memang Hp-nya itu sudah canggih anak-anak sekarang.

Demikian dikatakan Area Sales Manager Device XL Belitung Rosmala saat ditemui Pos Belitung, Rabu (8/3). Menurutnya, kebanyakan konsumen yang mengakses medsos merupakan kalangan remaja sekolah, karyawan, dan orang dewasa.

"Gadget yang dimiliki remaja umumnya di-support dengan berbagai aplikasi yang menunjang kebutuhan media sosial pengguna dunia maya itu," ujar Rosmala.

Rosmala tak memungkiri bahwa terjadi penurunan penggunaan voice. Namun hal itu sebanding meningkatnya permintaan paket data.

Karena itu pihaknya mencoba memberikan pelayanan dan paket yang harganya dapat dijangkau anak muda.

"Market paket data anak muda. Mereka ini cari yang murah dan kuotanya banyak, tapi mereka juga fokus ke kualitas jaringan. Kadang mereka itu gak ngaruh provider-nya apa kalau kualitas jaringannya bagus, itu yang mereka cari. Mungkin bisa dibilang kota kecil tapi selera tinggi karena pulau, tapi teknologinya cepat sekali," ucapnya.

Rosmala menduga saat ini penggunaan paket data jauh lebih tinggi dibanding voice. Semua provider saat ini sedang berupaya meningkatkan layanan buat memenuhi kebutuhan pelanggan. Berbagai promosi dan tawaran paket juga terus dilakukan.

"Untuk voice memang ada penurunan, tapi untuk paket data melonjak karena orang berkomunikasi itu pakai WA, Line," ujarnya.
Khusus paket data dari XL, Rosmala menjelaskan, yang paling diminati ialah Hotrod 3G kapasitas 3GB dan paket Combo 26GB.

"Yang laku di pasaran itu (Hotrod 3G) untuk Hp (handphone) yang belum support 4G. Tapi kalau Hp-nya udah support 4G, pantauan kami di lapangan yang banyak dicari itu 26 giga," ucapnya.

Lanjut Rosmala, paket Combo 4G mulai banyak diburu. Selain kecepatannya, paket yang ditawarkan juga dibanderol harga terjangkau. Kendati demikian, tidak mengurangi kualitas layanan kepada pengguna paket data internet XL.

"Untuk paket sendiri kami menyiapkan bonus 4G yang lebih banyak. Sekarang fokus kita ke Combo karena itu yang laku sekarang. Dengan begitu kan menunjukkan bahwa orang sudah move on ke 4G. Karena sebelumnya kita yang laku itu Hotrod 3 giga, dan untuk tower 4G ini sudah full terpakai," katanya.

Guna meningkatkan layanan, tambah Rosmala, pihaknya sudah memiliki 131 tower, dimana setiap towernya memiliki tiga base transceiver station (BTS).

Layanan jaringan yang mereka miliki sudah bisa menjangkau seluruh masyarakat Belitung, 2G, 3G, maupun 4G. Beberapa kawasan wisata seperti Tanjungtinggi dan Tanjungbinga sudah didukung jaringan 4G.

"Satu tower itu bisa cover sekitar 170-an pelanggan voice dan 200-300 untuk pelanggan paket data. Ini kan radisusnya tiga kilo, satu tower itu ada tiga TBS. Untuk jaringan 3G kita sudah meng-cover 95 persen sampai ke Membalong. Jaringan 4G, baru meng-cover 50 persen dan memang untuk 4G ini kami fokuskan untuk di kota dulu seperti Tanjungpandan, Manggar. Tapi ke depannya kami akan perluas lagi seperti Kampit, Gantung karena karena sudah ada permintaannya," bebernya. (o2)

Baca selengkapnya di Harian Pagi Pos Belitung edisi Kamis (9/3/2017).

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved