Amin Mengaku Nyaris Diserang Pengurus TI Apung Romodong

Ketua Kelompok Usaha Bersama (KUB) nelayan di Belinyu ini menyebutkan, sudah melaporkan kejadian yang dialaminya ke anggota Polsek Belinyu.

IST
Captions: Beberapa unit ponton TI apung yang datang dari daerah Parittiga Kabupaten Bangka Barat, sejak Sabtu (12/3/2017) malam, sudah masuk di Perairan Pantai Romodong Belinyu.(IST) 

Laporan Wartawan Bangka Pos Riyadi

POSBELITUNG.COM, BANGKA - Amin warga Belinyu berencana membuat laporan resmi ke Polsek Belinyu.

"Tapi saya belum datang ke Polsek Belinyu untuk memberikan laporan resmi, rencana akan lapor secara resmi," ujar Amin.

Warga kontra Tambang Inkonvensional (TI) apung Romodong Belinyu mengaku nyaris dipukuli pengurus dan kelompok pro TI apung Romodong, Senin (13/3/2017).

"Pagi tadi saya didatangi orang, katanya saya sudah ditunggu pak RT, terus saya pergi ke rumah Bujang (pengurus TI apung), ternyata disitu pak RT-nya tidak ada, di rumah Bujang, orang-orang yang pro TI apung sudah ngumpul, ya saya curiga, karena saya kan orang yang menolak TI apung. Bujang bilang sama saya, jangan ganggu hak kami, ngomong kasar, saya jawab, itu (TI apung) hak kamu, saya juga punya hak (menolak) sendiri, setelah itu saya terus ditekan dan badan saya didorong-dorong oleh mereka, saya juga hampir dipukuli oleh mereka, ku bilang pukul saja, karena posisiku kan sudah terdesak," kisah Amin kepada bangkapos.com Senin (13/3/2017).

Kapolsek Belinyu Kompol Jimmy Kurniawan mengatakan, sudah menerima informasi itu.

"Kan baru mau dipukul dan diancam, tapi kalau mau lapor ya kami akomodir," ujar Jimmy.

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved