Breaking News:

Banyak Nelayan Belitung Belum Ikut Asuransi Nelayan

Asuransi nelayan merupakan asuransi keselamatan kerja dan perlindungan bagi nelayan.

Editor: Edy Yusmanto
Banyak Nelayan Belitung Belum Ikut Asuransi Nelayan
Pos Belitung/Krisyanidayati
Caption : Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Belitung, Destika Efenly. Pos Belitung/Krisyanidayati.

Laporan Wartawan Pos Belitung, Krisyanidayati

POSBELITUNG.COM, BELITUNG - Baru 2.400 nelayan di Kabupaten Belitung yang memiliki asuransi nelayan.

Asuransi nelayan merupakan asuransi keselamatan kerja dan perlindungan bagi nelayan.

Saat ini nelayan yang terdata di dinas kelautan perikanan kabupaten Belitung mencapai sekitar 9.600 orang.

Berbagai upaya sudah dilakukan dinas kelautan perikanan belitung untuk menyampaikan sosialisasi terkait asuransi nelayan.

"Nelayan kita yang punya kartu nelayan baru sekitar 5.000 orang, sedangkan kartu nelayan ini kunci bagi nelayan misalnya untuk mendapatkan bantuan, termasuk asuransi ini. Kartu nelayan ini kan ngelink dengan KTP," kata kepala dinas perikanan kabupaten Belitung, Destika Efenly.

Menurut Destika, pihaknya sudah gencar melakukann berbagai sosialisasi untuk memberikan kesadaran bagi nelayan tentang pentingnya asuransi nelayan.

Namun, tak dapat dipungkirinya dari 5000 kuota yang disediakan baru setengahnya yang mengikuti.

"Teman-teman di perikanan tangkap sudah sosialisasi, 2016 lalu cuma 2400, tahun 2017 ini kita juga dapat kuota 5000 lagi," katanya.

Lanjutnya, untuk tahun pertama ini asuransi nelayan diberikan secara gratis. Sedangkan setelah itu dikenakan iuran perbulan sekitar Rp 16 ribu.

"Manfaatnya jelas untuk asuransi jiwa kecelakaan, kita berharap nelayan kita tergerak untuk asuransi karena manfaatnya banyak sekali dan biayanya juga tidak terlalu mahal sekitar Rp 170 ribu pertahun atau sekitar Rp 16 ribu/ bulan, tahun pertama ini kan gratis," katanya.

Ia menduga minimnya ketertarikan nelayan akan asuransi nelayan ini karena belum memiliki kesadaran akan asuransi ini.

"Mungkin belum ada kesadarannya, tapi nanti kita akan coba lagi, karena tahun ini kita ada kouota 5.000 lagi," ujarnya.

Pihaknya, akan mencoba mendekati dan menyampaikan informasi asuransi nelayan kepada pemilik kapal untuk mengasuransikan para nelayannnya.

"Nelayan kita ini kan banyaknya masih nelayan buruh, makanya nanti kita coba gedor dari bapak angkatnya, para pemilik kapal biar mereka ngasih data nelayan yang bawa perahu mereka dan bisa didaftarkan untuk asuransi nelayan," ujarnya.

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved