Ingat Pembunuh Sadis Ibu dan Anak Dalam Lumpur? Begini Kondisinya Sekarang

Tak hanya Abdul Salam, namun sejumlah pria seusianya, ikut mendekati Aliong. Sikap mereka, sama seperti Abdul Salam.

Ingat Pembunuh Sadis Ibu dan Anak Dalam Lumpur? Begini Kondisinya Sekarang
Bangkapos.com/Fery Laskari
Polisi mengangkat dan mengevakuasi jenazah ibu dan anak korban pembunuhan, dari dalam kubangan lumpur bekas lubang tambang timah, di Desa Rebo, Kecamatan Sungailiat, Bangka, Selasa (3/1/2017) 

Laporan Watawan Bangka Pos Fery Laskari

POSBELITUNG.COM, BANGKA - Jemari tangan Abdul Salam (27) terkepal keras. Rahangnya tampak menonjol, dan sesekali bergerak-gerak seperti sedang menahan geram.

Diam seribu bahasa, namun penuh tatapan tajam, Abdul Salam tiba-tiba mendekati Aliong (39), si pelaku pembunuh kakak kandung dan keponakannya, Imelda (32)-Aura (6).

Tak hanya Abdul Salam, namun sejumlah pria seusianya, ikut mendekati Aliong. Sikap mereka, sama seperti Abdul Salam.

Keributan pun hampir saja terjadi, sebelum Aliong, pelaku pembunuhan sadis ini diadili oleh jaksa dan majelis hakim di Pengadilan Negeri (PN) Sungailiat Bangka, Selasa (21/3/2017) petang.

Keberadaan keluarga korban pembunuhan sadis di Lingkungan pengadilan, petang ini, tentu saja membuat pihak kepolisian dan kejaksaan, kelabakan.

Mereka terpaksa melakukan pengamanan ekstra. Sehingga, saat akan menuju ruang sidang, setiap langkah kaki Aliong dikawal ketat oleh aparat bersenjata laras panjang. Tujuannya, semata-mata, agar tak terjadi amuk massa.

Sementara, aparat lainnya, berusaha menghalangi Abdul Salam Cs. Keluarga korban diminta menjauh, dan tak mengganggu proses sidang perdana yang baru saja akan dimulai,, Selasa (21/3/2017) petang.

"Awas kau Aliong! Kemana pun kau pergi akan kami cari," teriak Abdul Salam dan keluarga korban lainnya, seraya menujukan jari ke arah wajah si pembunuh sadis tadi.

Dilansir sebelumnya disebutkan, pembunuhan sadis terjadi di Desa Rebo Sungailiat Bangka. Kedua korban, Imelda (32) dan anaknya, Aura (6), warga Bedeng Akeh Sungailiat tewas dicekik.

Jasad korban kemudian dimasukan dalam karung dan dibenamkan dalam lumpur bekas tambang inkonvensionall (TI) Jl Cendana Desa Rebo Sungailiat.

Mayat kedua korban ditemukan, Selasa (3/1/2017), dua hari setelah kejadian, usai ditangkapnya pelaku, Tersangka Aliong (39), warga Desa Rebo Sungailiat Bangka. Kasus tersebut, hari ini mulai 'dimeja-hijaukan'.

Penulis: ferylaskari
Editor: edy yusmanto
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved