AANE Produksi Listrik Dari Biogas 1,8 MW Untuk PLN di Belitung

Pendistribusian listrik swasta ke jaringan PLN ini, melalui kerja sama dalam bentuk independent power producer (IPP).

Editor: Rusmiadi
istimewa
Kunjungan jajaran PT PLN (persero) bersama media nasional ke pembangkit listrik biogas PT Austindo Aufwind New Energy (AANE) Austindo Group di Desa Jangkang, Kecamatan Dendang, Belitung Timur, Jumat (31/3/2017). 

POSBELITUNG.COM, BELITUNG - Produksi listrik dari pembangkit biogas PT Austindo Aufwind New Energy (AANE) Austindo Group, di Desa Jangkang, Belitung Timur (Beltim),  disalurkan ke jaringan PLN di Pulau Belitung sebesar 1,8 MW.

Pendistribusian listrik swasta ke jaringan PLN ini, melalui kerja sama dalam bentuk independent power producer (IPP) yang sudah berjalan sejak tahun 2013 lalu.

"Kami mulai kerja sama suplai listrik ke PLN sejak tahun 2013 lalu sekitar 1,2 MW. Lalu tahun 2016 tambah 0,6 MW. Jadi sekarang totalnya 1,8 MW," ujar Manager Eksternal PT Sahabat Mewah dan Makmur (SMM) Austindo Group, Hendry Tjen kepada Pos Belitung, Jumat (31/3/2017).

Sementara itu, Imam Wahyudi dari PT Austindo Aufwind New Energy (AANE) Austindo Group menambahkan, pembangunan biogas power plant ini, merupakan wujud nyata dari pemegang saham, terhadap keberlanjutan usaha dari sisi lingkungan.

Sehingga perusahaan harus partisipasi menjaga lingkungan. Kemudian ada peraturan pemerintah mengenai renewable energy.

Sehingga rencana semula pembangunan sampai dengan flaring, ditambah dengan pembangunan pembangkit yang menghasilkan listrik untuk dijual ke PLN.

Biogas yang dipergunakan untuk bahan bakar mesin pembangkit ini, berasal dari penglolahan limbah cair pabrik perkebunan kelapa sawit (PKS) PT SMM, yang menghasilkan gas metan. (bev/kontan.co.id)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved