Breaking News:

Musim Hujan, Petani Ini Panen Satu Ton Semangka Korea di Lahan Kritis

Dia menilai pananenya berhasil sebab semangka pada umumnya sulit ditanam dan panen saat musim penghujan.

Penulis: Dedi Qurniawan | Editor: Edy Yusmanto
Pos Belitung/Dedi Qurniawan
Caption: Semangka Korea (Semangka Mas Kuning) yang telah berhasil dipanen di lahan kritis yang digarap oleh Dedi Junaidi, kawasan Danau Nujau, Desa Gantung, Kecamatan Gantung, Beltim, Selasa (4/4/2017). (POSBELITUNG/DEDYQURNIAWAN) 

Laporan Wartawan Pos Belitung Dedy Qurniawan

POSBELITUNG.COM, BELITUNG TIMUR - Sekitar satu ton Semangka Korea (Semangka Maskuning) sudah dipanen oleh Dedi Junaidi, seorang petani di kawasan Danau Nujau, Desa Gantung, Kabupaten Beltim, Selasa (4/4/2017).

Semangka itu ia hasilkan di lahan kritis dengan luas sekitar satu hektare milik Pemdes Gantung.

Dia menilai panennya berhasil sebab semangka pada umumnya sulit ditanam dan panen saat musim penghujan.

"Ini lahan kritis, berpasir. Saya mulai tanam pas musim penghujan mulai. Semangka biasa kalau ditanam saat musim penghujan banyak kendala. Hanya saja, semangka ini, meski bisa tumbuh bagus saat penghujan, tapi perlu dirawat ekstra. " ujan Dedi ditemui Pos Belitung di lahan garapannya.

Pantauan Pos Belitung, buah Semangka Korea yang dimaksud Dedi memiliki warna kulit kuning saat sudah matang.

Bentuknya pun lonjong atau tak cenderung bulat seperti semangka dengan kulit hijau.

Sore tadi, semangka yang sudah dipanen itu tampak ditumpuk di pinggir jalan tanah puru dan siap dipasarkan secara swadaya.

Dedi mengklaim,  rasa Semangka Mas Kuningnya lebih manis ketimbang Semangka non biji asal Jakarta.

Hanya saja bibitnya diakui sedikit lebih mahal.

Halaman
12
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved